“Saksi Ahli” Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH : Seleksi Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, Harus Terbuka dan 6 Bulan Sebelumnya Harus Diumumkan

0
24

BANDUNG, MediaGaruda.Co.Id – Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH sebagai ahli hukum tata negara menyatakan didepan Majelis Hakim PTUN Bandung, yaitu Irwan Mawardi,SH MH, sebagai Hakim Ketua dan dua hakim anggota yaitu Dr.Novi Dewi Cahyani,S.Si, SH,MH, Dr Tri Cahya Indra Permana,SH MH. Pada sidang lanjutan agenda pembuktian, gugatan dua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mitra Karya (UMIKA) Bekasi. Tarhadap SK Bupati Bekasi Eka Supria Atamaja,SH Nomor : 500/Kep. 332- Admrek/2020 tentang penugasan kembali Asep Rahman Salim sebagai Direktur Utama, PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, pada Kamis (7/1/2021) sore.

Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH menjelaskan tentang persyaratan seleksi bagi calon Direktur Utama BUMD, diantaranya harus terbuka untuk umum dan bukan hanya untuk pihak internal BUMD tersebut saja. Pada persidangan pembuktian dengan agenda kesaksian kemarin, kepada Majelis Hakim PTUN Bandung ,

“Kalau melihat Permendagri Nomor 37 tahun 2018, maka persyaratan seleksi calon Direktur Utama BUMD terbuka untuk umum dan bukan hanya untuk internal BUMD tersebut saja,”kata Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH.

Sementara Pihak pengacara tergugat Bupati Bekasi, pada persidangan kemarin juga, sempat menanyakan kepada saksi ahli Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH soal siapa saja yang boleh mendaftar sebagai calon Direksi PDAM Tirta Bhagasasi.

Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH menjawab, bahwa siapa saja boleh mendaftar sebagai calon Direksi PDAM Tirta Bhagasasi

“Proses selanjutnya adalah, apakah yang bersangkutan itu, lolos seleksi atau tidak lolos seleksi sebagai Calon Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi, maka pihak Panitia Seleksi Direksi BUMD tersebut, yang memutuskan,”kata Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH.

Dr.Hj Dede Kania, SHI,MH juga memberikan ilustrasi, pada saat dirinya menjadi panitia seleksi (Pansel) Pemilihan Pengawas Pemilu. Pada saat itu, siapa saja boleh mendaftar sebagai calon Pengawas Pemilu. Persoalan selanjutnya, adalah, apakah pendaftar tersebut lolos atau tidak sebagai Pengawas Pemilu, maka, yang memutuskan adalah Panitia Seleksi Pengawas Pemilu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hasanudin Basri yang biasa dipanggil dengan sapaan Hasan Basri sebagai pihak penggugat SK Bupati Bekasi tentang penugasan kembali Direktur Utama, PDAM Tirta Bhagasasi ini didaftarkan di PTUN Bandung pada Jum’at, 23 Oktober 2020 lalu.

“Sehingga sesuai ketentuan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1986 tentang Pengadilan Tata Usaha Negara Jo. Bagian V angka 3 SEMA No. 2 Tahun 1991 Tentang Petunjuk Pelaksanaan beberapa ketentuan dalam UU No. 5 Tahun 1986 tentang PTUN, yang menyatakan bahwa pengajuan gugatan sengketa tata usaha negara (TUN) harus diajukan dalam dalam tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari sejak diumumkan, diketahui serta diterimanya obyek sengketa,”kata Hasan Basri.

SK Bupati Bekasi tersebut disahkan tanggal 14 Agustus 2020, sehingga, saat pendaftaran gugatan itu, masih dalam waktu 90 hari sejak diumumkan, sehingga tidak ada halangan bagi gugatan untuk tidak dapat diterima PTUN Bandung. Sesuai ketentuan Pasal 1 angka 3 Undang-Undang RI No 5 Tahun 1986 tentang Pengadilan Tata Usaha Negara jo Pasal 1 angka 9 Undang-Undang RI No 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang No 5 Tahun 1986 tentang Pengadilan Tata Usaha Negara mendefenisikan Keputusan Tata Usaha Negara adalah “suatu penetapan tertulis yang dikeluarkan oleh badan atau pejabat tata usaha negara yang berisi tindakan hukum yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang bersifat kongkret, individual, dan final, yang membawa akibat hukum bagi seseorang atau badan hukum perdata”.

“Berdasarkan definisi diatas, Keputusan Bupati Bekasi Nomor : 500/Kep 332-Admrek/2020 itu, diduga cacat hukum, dan mesti dibatalkan oleh PTUN Bandung. Sehingga diharapkan bisa digelar kembali pemilihan Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi sesuai mekanisme hukum yang berlaku,”ungkap Hasan Basri.

(MG-018/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here