Buruh Kabupaten Bekasi Siap Kepung Kantor Disnaker

0
25

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Diduga berbagai larangan terhadap buruh yang saat ini berada di sekitar Pemkab Bekasi, termasuk membunyikan musik dari mobil Komando milik para buruh sendiri.

Sedang berada di sekitar Pemkab Bekasi dan berada diluar Pagar kantor Disnaker Kabupaten, sebagai upaya menekan hak para buruh yang ingin ikut mengawal rapat Depekab Kabupaten Bekasi.

Bahkan rapat Depekab Bekasi pun yang telah dimulai dari sejak pukul 14.07wib sampai pukul 15.45wib sore ini, hanya unsur SP/SP Kabupaten Bekasi saja yang sudah mengusulkan kenaikan UMK kabupaten tahun 2021.Sesuai besaran kebutuhan hidup layak (KHL) Kabupaten Bekasi hasil survai pasar sebesar 9,83 persen atau kenaikan UMK 2021 sebesar Rp4.941.000. Sedangkan dari Depekab Bekasi unsur pemerintah dan Apindo masih belum juga menyampaikan usulan kenaikan UMK tahun 2021.

Membuat ratusan buruh Kabupaten Bekasi yang saat ini ada diluar area Pemkab Bekasi, bersiap masuk kedalam area Pemkab Bekasi, untuk mengepung kantor Disnaker Kabupaten Bekasi.

Melalui pengeras perwakilan buruh telah memanggil rekan rekannya yang saat ini berada di sekitar Pemkab Bekasi dan sedang minum kopi diwarung warung. Telah mengumumkan melalui pengeras suara dan meminta rekan rekannya agar bersiap masuk kedalam area Pemkab Bekasi untuk mengepung kantor Disnaker Kabupaten Bekasi.

Depekab Kabupaten Bekasi juga diharapkan segera mengeluarkan angka usulan kenaikan UMK 2021.

Para buruh Kabupaten Bekasi pun, juga tidak mau mengalami nasib sama, seperti rekan rekannya buruh Kota Bekasi pada Selasa tanggal 17 November 2020 kemarin, yang pada pukul 18.00wib diminta bubar oleh pihak Kepolisian.

Sebagaimana diberitakan rapat pleno kedua Depekab Kabupaten Bekasi di Hotel Holiday Inn, Kawasan Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (12/12/1/2020) lalu yang berlangsung dari pukul 10.00wib sampai jam 14.30wib.

Dihadiri pihak Depeko unsur Pemkab Bekasi, unsur pengusaha yang diwakili Apindo Kabupaten Bekasi dan unsur SP/SB Kabupaten Bekasi.

Pihak Serikat Pekerja (SP) / Serikat Buruh (SB) Kabupaten Bekasi pada rapat pleno ketdua saat itu, mengajukan usulan kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Kabupaten Bekasi.

“Sesuai besaran kebutuhan hidup layak (KHL) Kabupaten Bekasi hasil survai pasar sebesar 9,83 persen atau kenaikan UMK 2021 sebesar Rp4.941.000,” kata Guntoro, SH anggota Depeko dari unsur SPSI Kabupaten Bekasi kepada MediaGaruda.Co.Id, Rabu (13/11/020) sore ini.

Menurut Guntoro,SH usulan kenaikan UMK Kabupaten Bekasi sebesar 9.83 persen tersebut, berdasarkan survai pasar, sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

Jika Pemerintah tahun 2020 ini saja, pada saat pendeki covid-19, memberikan subsidi Rp600. 000,- bagi buruh, yang upahnya dibawah Rp5 juta,

“maka usulan SP/SP tentang UMK 2021 Kabupaten Bekasi naik sebesar 9,83 persen tersebut, sangat layak disetujui oleh Rapat Pleno Depeko ketiga dari unsur pemerintah dan dari unsur Apindo yang akan digelar di kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi pada tanggal 18 November 2020 besok.

“Alasannya, karena paling lambat tanggal 21 November 2020 besok, UMK Kabupaten Bekasi sudah harus di SK-kan oleh Gubernur Jawa Barat,”ungkap Guntoro, SH

Dia berharap pada rapat pleno ketiga tanggal 18 November 2020 besok di kantor Disnaker Kabupaten Bekasi,

“Seluruh buruh Kabupaten Bekasi diharapkan bisa hadir, untuk melakukan pengawalan, sehingga mendapatkan hasil nilai maksimal yaitu naik 9,83 persen atau UMK 2021 sebesar Rp 4. 941.000,”kata Guntoro,SH. (MG-18/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here