BEM PTNU Soroti HSN 2020, Sebuah Catatan Kritis Kepada Pemerintah

0
42
BANDUNG, MediaGaruda.co.id 
Pemerintah harus faham sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, kata
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Dhohir,SH saat dia ikut menyoroti soal Hari Santri Nasional (HSN) pada tahun 2020, tanggal 22 Oktober 2020 ini, yang di rayakan ditengah pandemi Covid-19.
Dia juga berpesan bahwa dan menyampaikan ucapan :
“Selamat hari santri Nasional untuk Santri se-Nusantara, rayakan hari santri dengan demonstrasi, Tapi jadilah santri yang sehat untuk Indonesia kuat dan bermartabat,” ujar Dhohir, demikian keterangan tertulis yang diterima Redaksi MediaGaruda.co.id, Kamis (22/10/2020) malam.
Pesan utama, Dhohir, untuk hari santri nasional untuk tahun 2020 kali ini, adalah jagalah dan pelihara-lah NKRI.
Soalnya, para Kiai dan para santri telah berjuang bersama-sama mendirikan RI,”
Dan pemerintah juga harus mengingat kembali bahwa aspek lain yang melatarbelakangi penetapan HSN ini, adalah pengakuan resmi pemerintah Republik Indonesia.
“Atas peran besar umat Islam dalam berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan serta menjaga NKRI,”ungkap Dhohir.
Hal ini sekaligus merevisi beberapa catatan sejarah nasional, terutama yang ditulis pada masa Orde Baru, yang hampir tidak pernah menyebut peran ulama dan kaum santri.
“Saya meminta kepada pemerintah pusat atau pemerintah daerah, agar lebih memperhatikan kaum sarungan atau santri se-nusantara. Jika hal tersebut tidak dilakukan,  berarti mereka-mereka itu, harus membaca lagi, tentang sejarah kemerdekaan Republik Indonesia ini,”kata Dhohir. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here