700 Orang Buruh SP LEM SPSI Bekasi Konvoi Sepeda Motor Menuju IRTI Monas Jakarta

0
22
BEKASI, MediaGaruda.co.id – Sekitar 700 orang buruh SP LEM SPSI Kota dan Kabupaten Bekasi, Kamis tanggal 22 Oktober 2020 Pukul 08.45wib dipimpin Deni Setiawan, Wakil Ketua Bidang Advokasi PC LEM dengan kendaraan sepeda motor berkonvoi.
Dari depan dari  Sekretariat
PC LEM SPSI Kota dan Kabupaten Bekasi, di Jalan Ahmad Yani No.1, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Menuju ke Taman IRTI Monas, demo di Patung Kuda, Jalan Tamrin, Jakarta Pusat.
“Sebelumnya tadi pagi sudah berangkat sekitar 650 orang buruh SP LEM SPSI Bekasi, menuju ke Taman IRTI Monas dan 5000 orang dengan kendaraan bus, pukul 08.00wib sudah berangkat, lewat rute jalan tol berdemo di Patung Kuda, depan Istana Negata Jakarta Pusat,”kata Deni Setiawan.
Dia juga menyatakan aksi demo ini adalah bagian dari gerakan buruh SP LEM SPSI Bekasi, untuk kembali mengingatkan Presiden dan DPR RI, tidak menganggap remeh aspirasi masyarakat pekerja Indonesia.
Sampai pagi ini tuntutan buruh SP LEM SPSI, secara tegas tetap menolak Omnibus Law, Undang Undang Cipta Kerja dan menuntut Presiden RI agar segera menerbitkan PERPU untuk menunda atau membatalkan UU Cipta Kerja yang bermasalah dan merugikan pekerja Indonesia ini.
Jika Presiden dan DPR RI sikapnya, terus merasa sebagai pihak paling benar soal UU Cipta Kerja ini. Dan tidak mau mengakui soal tindakannya yang terburu-buru saat membahas rancangan RUU Cipta Kerja dulu, dengan mengabaikan aspirasi ceritan suara rakyat kecil buruh Indonesia yang dirugikan UU ini.
Maka kami-pun, masyarakat pekerja Indonesia, tidak tinggal diam dan akan terus melawan dengan aksi demo secara terus menerus.
“Alasannya, karena negeri ini, negara hukum, serta semua pihak harus selalu menjunjung tinggi nilai nilai luhur demokrasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sehingga tidak boleh ada otoriterisme di negeri ini,”kata Deni Setiawan. (MG-018/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here