Mahasiswa : Omnibus Law Membunuh Rakyat Indonesia

0
44

BEKASI, MediaGaruda.co.id – Aksi demo mahasiswa Unisma Bekasi dan elemen buruh yang tergabung dalam Front Rakyat Bekasi Bergerak (FRBB) dengan Korlap Aksi Reza Nur Pahlevi dan Riki Sandi di pertigaan tol Bekasi Barat, menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan menuding omnibus law membunuh rakyat Indonesia, Selasa (20/10)2020) sore ini.

Aksi demo mahasiswa yang juga dimaksudkan mahasiswa sebagai peringatan 1 tahun dilantiknya Jokowi-Amin sebagai Presiden RI dan Wapres RI itu.
Para mahasiswa dalam orasinya, menuding Rezim Jokowi-Amin gagal memimpin Indonesia.
“Karena satu tahun Jokowi-Amin cuma bisa menerbitkan Omnibus Law yang isi pasal pasalnya, ternyata membunuh rakyat Indonesia,”kata Riki Sandi, dalam orasinya melalui pengeras suara.
Karena itu para mahasiswa meminta Presiden Jokowi segera bersikap mendengarkan penolakan rakyat dan mahasiswa yang sejak tanggal 6 Oktober 2020. Terus menerus berdemo secara masif, diseluruh Indonesia menuntut Presiden Jokowi mencabut Omnibus Law karena saat ini, tidak dibutuhkan rakyat Indonesia.
Selain itu para mahasiswa juga menuding rezim Jokowi saat ini, diduga sebagai budaknya investor dan mengorbankan nasib dan masa depan rakyat Indonesia.
Bahkan dalam menetapkan Omnibus Law yang terdiri dari 11 cluster UU, menurut para mahasiswa Rezim Jokowi dan DPR RI telah meninggalkan pedoman azas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila dan UUD 1945.
Agitasi mahasiswa yang dibagikan kepada para pengguna Jalan Ahmad Yani Raya, pertigaan Tol Bekasi Bekasi Barat, Kota Bekasi dengan judul “Omibus Law Membunuh Rakyat Indonesia,”.
Menyatakan, bahwa sidang pleno DPR RI tanggal 5 Oktober 2020 lalu cacat hukum, karena tanpa mendengarkan aspirasi rakyat dan mahasiswa.
Omnibus law juga dituding oleh mahasiswa sebagai alat pemerintah pusat, menggerogoti hak-hak pemerintah daerah.
Saat ini yang dibutuhkan rakyat Indonesia, bukanlah Omnibus Law, tetapi perhatian negara kepada rakyat, agar pendemi covid-19 segera berlalu.
Sehingga rakyat tidak kelaparan, dan sulit menyekolahkan anaknya karena biaya pendidikan saat ini mahal. Karena itu rakyat butuh pendidikan gratis.
Sampai pukul 15.15wib sore ini aksi demo mahasiswa Unisma Bekasi, yang tergabung dalam FRBB masih berlangsung, dalam pengamanan pihak aparat Kepolisian.
(MG-018/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here