Setelah Ditemui 1 Orang Anggota DPRD Dari Komisi IV, Demo Mahasiswa UMIKA & Tribuana Bersedia Membubarkan Diri

0
202
BEKASI, MediaGaruda.co.id – Aksi demo ratusan mahasiswa Universitas Mitra Karya (UMIKA) & STIE Tribuana di depan gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (24/9/2020) siang ini.
Akhirnya bersedia membubarkan diri, setelah pendemo ditemui 1 orang anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi. Dari Fraksi GERINDRA, Ibnu Hajar Tanjung yang membidangi pendidikan & ketenagakerjaan.
Ibnu Hajar Tanjung di depan pendemo mengaku baru tahu, bahwa telah terjadi dugaan pelanggaran.Dalam proses verifikasi, sosialisasi dan penyaluran bea siswa pendidikan bagi mahasiswa Kota Bekasi. Setelah adanya aksi demo mahasiswa UMIKA & STIE Tribuana, Kamis tanggal 24 September 2020, siang ini.
 
Ibnu Hajar Tanjung, berjanji akan melaporkan kasus ini kepada Ketua Komisi IV & Ketua DPRD Kota Bekasi. Untuk selanjutnya dibahas dan ditindak lanjuti sesuai kewenangan & hak-hak anggota DPRD Kota Bekasi.
Sebagaimana diberitakan ratusan mahasiswa UMIKA & STIE Tribuana siang yang dikoordinir oleh Presma BEM UMIKA Yusril Nager & Presma BEM STIE Tribuana Akbar Abdul Azis. Dengan cara long march berjalan kaki, dari titik kumpul dari Sekber Mahasiswa Cipayung Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur. Menuju depan Gedung DPRD Kota Bekasi yang berjarak 200 meter.
Aliansi BEM UMIKA & BEM STIE Tribuana pada aksi demo siang hari ini  menuntut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi untuk :
1. Transparansi Anggaran Bantuan Pendidikan Mahasiswa
2. Meminta DPRD untuk Bertindak Tegas Terhadap Kebijakan Eksekutif
3. Meminta DPRD memanggil pihak terkait untuk Mengklarifikasi Program Bantuan Pendidikan Mahasiswa
4. Verifikasi ulang Program Bantuan Pendidikan Mahasiswa
Koordinator Lapangan, Rafli Widhiantara bersama Jendral Lapangan, Akbar Abdul Azis dalam orasinya menyatakan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara hal ini tertuang pada UUD 1945,  pasal 31 ayat 1 yang menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan”. Namun pada realisasinya banyak anak bangsa yang hari ini harus putus sekolah dan tidak mampu mendapatkan pendidikan yang layak karena terkendala biaya
pendidikan.
Pada tahun 2019 lalu, Pemerintah Kota Bekasi telah mencanangkan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kota Bekasi. Program ini langsung digagas oleh Pemerintah, pihak eksekutif Kota Bekasi dengan menerbitkan Peraturan Walikota Nomor 50 tahun 2019 tentang Pemberian Bantuan
Pendidikan Bagi Mahasiswa, dilanjutkan dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota
Bekasi.
Hal ini menunjukan bagaimana kuatnya peran eksekutif Kota Bekasi dalam pelaksanaan program bantuan biaya pendidikan. Pertanyaannya dimana peran lembaga legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi selama ini?
DPRD Kota Bekasi dalam kerjanya dalam bidang pengawasan pendidikan selama ini diduga pasif dan cuma jadi penonton saja. Sambil duduk manis dari kursi hangat, dan empuk sebagai wakil rakyat DPAD Kota Bekasi.
Padahal dalam pelaksanaan program bantuan pendidikan mahasiswa Kota Bekasi yang sekarang ini sedang dilaksanakan, ternyata banyak ditemukan oleh mahasiswa UMIKA & Tribuana, adanya indikasi-indikasi kejanggalan.Darimulai sosialisasi, verifikasi, sampai tahapan penetapan penerima bantuan pendidikan.
“Karena tanpa adanya transparansi dari pihak terkait. Termasuk DPRD Kota Bekasi, kenapa selama ini bungkam dan tidak bersuara,?,”tanya Rafli Widhiantara, dalam orasinya.
Padahal seharusya sebagai penyalur aspirasi rakyat, DPRD Kota Bekasi mestinya mampu menyampaikan informasi yang jelas kepada seluruh rakyat Kota Bekasi.
Para mahasiswa UMIKA & STIE Tribuana dalam orasinya, juga menuding adanya berbagai kejanggalan dan rekayasa.Dalam penyaluran program bantuan pendidikan mahasiswa Kota Bekasi. Yang diduga dilakukan oleh para elit eksekutif Kota Bekasi.
Aksi demo mahasiswa UMIKA & STIE Tribuana dari awal sampai selesai, berjalan lancar, dengan penjagaan anggota Polresta Bekasi Kota.
 (MG-018/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here