Mahasiswa Unisma Bekasi Hari Ini Aksi Demo ke DPR RI & Istana Negara

0
136
BEKASI, MediaGaruda.co.id – Mahasiswa Unisma Bekasi, yang tergabung dalam organ Pemuda Mahasiswa Bekasi (PMB), rencana akan turun demo ke DPR RI & Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 24 September 2020 pukul 09.00wib pagi ini.
Korlap aksi demo Reza Nur Pahlevi yang juga Ketua Senat Fisip Unisma kepada MediaGaruda.co.id menjelaskan, bahwa massa aksi mahasiswa Unisma Bekasi.
 
“rencana berkumpul di Gedung B FISIP UNISMA Bekasi selanjutnya berangkat ke Jakarta,”kata Reza Nur Pahlevi, Kamis (24/9/2020).
Berbagai alasan bagi mahasiswa Unisma Bekasi, kenapa mereka ikut tergabung dalam aksi demo di DPR RI & Istana Negara hari ini.
 
Diantaranya karena mahasiswa Unisma Bekasi melihat, sejak 2014 banyak sekali konflik agraria yang kerap terjadi diberbagai daerah di Indonesia. Perampasan lahan yang terjadi seolah menegasikan histori penduduk lokal serta adat dan budaya demi memuluskan laju pertumbuhan ekonomi. Investasi yang semakin masif masuk ke dalam negeri, justru akan semakin mengancam kehidupan rakyat khususnya di sektor agraria.
KPA mencatat pada tahun 2018 telah terjadi 410 konflik agraria dan secara akumulatif pada era Jokowi-JK 2014 – 2018 telah terjadi konflik agraria sedikitnya 1.769. Lalu sepanjang tahun 2019, konflik agraria pun meningkat sebanyak 279 kasus.
Baru-baru ini, dimasa pandemi, perampasan lahan pun tidak berhenti. Kasus petani Simalingkar di Sumatera dan Efendi Buhing di Kalimantan yang sedang ramai diperbincangkan turut menjelaskan secara gamblang bagaimana negara tidak mampu melindungi tanah rakyat dari Perampas Tanah.
“Hal ini sangat bertentangan dengan janji Presiden Jokowi yang “katanya” ingin merealisasikan Reforma Agraria,”,”kata Reza Nur Pahlevi.
Kita juga bisa melihat bagaimana ketidakpeduliannya negara terhadap masyarakat adat yang hampir setiap hari memiliki ketakutan kepada tanah adatnya yang sudah di warisi turun temurun.
Mengingat kembali rentang sejarah Rezim Ir. Soekarno, pada tahun 1960 dibentuknya UU Pokok Agraria 1960 sebagai langkah politik Indonesia untuk menasionalisasikan aset-aset (tanah) Kolonial Belanda dengan membagikan tanah secara merata kepada rakyat Indonesia. Hal ini bersinggungan dengan Konflik-konflik agraria yang terjadi di Indonesia.
Ada empat tuntutan mahasiswa Unisma Bekasi pada aksi demo hari ini. Pertama, wujudkan reforma qgraria sejati di Indonesia.
“Kedua, nasionalisasikan aset-aset wtrategis negara.Ketiga, gagalkan Omnibus Law yang tidak pro demokrasi dan yang ke-empat, cabut UU No. 12 tahun 2012 Tentang Perguruan Tinggi,”kata Reza Nur Pahlevi. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here