Industry All dan PP SP KEP SPSI Gelar Kampanye K3 Covid 19 dan Tolak Omnibus Law

0
43
BEKASI, MediaGaruda.co.id – IndustriALL South East Asia MNC Union Building Project bekerjasama dengan afiliasi IndustriALL di Indonesia menyelenggarakan Kampanye K3 Covid-19 dan Tolak Omnibus Law.
Perwakilan IndustriALL Indonesia Council, Indah Saptorini,SH MH didampingi Hermansya,SH dari Pimpinan Pusat SP KEP SPSI Jakarta, kepada MediaGaruda.co.id menjelaskan.
Kegiatan tersebut diatas berlangsung, pada Jum’at tanggal 7 Agustus 2020 sejak pukul 08.30wub sampai pukul 16.00wib hari ini. Bertempat di Rumah Makan (RM) Wulan Sari, diJalan Raya Kemakmuran No 47, Margaraya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Kampanye ini dimaksudkan untuk memberikan informasi terkait isu Kesehatan dan Keselamatan Kerja Covid-19 serta membangun gerakan bersama untuk menolak omnibus law.
“Pesertanya ada 50 orang dar 50 orang anggota dan pengurus SP KEP SPSI (CEMWU) Kota dan Kabupaten Bekasi,”kata Indah Saptorini,SH MH kepada MediaGaruda.co.id, Jum’at (7/8/2020) petang ini.
Sementara itu Hermansya,SH dari Pimpinan Pusat SP KEP SPSI Jakarta, menambahkan,
Kegiatan hari ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan menyanyikan lagu mars SP KEP SPSI.
Sambutan perwakilan panitia, disampaikan oleh Zen Mutowali,SH (Ketua PC SP KEP SPSI Kota dan Kabupaten Bekasi).
Pembicara pertama R.Abdullah, Ketua Umum PP SPKEP SPSI. Dengan materi
“Mengapa Kita Harus Menolak Omnibus Law?”
Moderator : Hermansyah,SH (CEMWU)
Pembicara kedua adalah dr.Ade Dwi Lestari (Via Zoom), dengan materi : K3 Covid-19 di Tempat Kerja,
Moderator : Hermansyah,SH (CEMWU)
Pembicara ketiga/Clossing Statesment adalah Chandra Mahland,SH, Direktur Pendidikan PP SP KEP SPSI Jakarta,”kata Hermansyah,SH.
Disamping itu juga dijelaskan oleh Hermansyah,SH bahwa para peserta, Kampanye K3 Covid-19 dan Tolak Omnibus Law hari ini wajib mengikuti Protokol Pencegahan Penularan Covid 19 di tempat pelatihan sebagai berikut :
1. Para peserta di harapkan datang ke tempat acara dengan menggunakan sarana transportasi pribadi. Apabila Peserta menggunakan transportasi publik/umum harap memperhatikan protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan dan penggunaan masker.
2. Panitia akan menyiapkan masker dan hand sanitizer untuk dibagikan kepada setiap peserta.
3. Para peserta harap menjaga jarak fisik dan sosial selama berlangsungnya pelatihan. Panitia akan mengatur tempat duduk dan pengaturan lainnya sebagai bagian dari Protokol Pencegahan Penularan Covid-19.
4. Para peserta membawa perlengkapan ibadah pribadi sendiri (sajadah/Mukena).
c. Akomodasi Panitia menyediakan akomodasi fullday meeting selama acara berlangsung yaitu pada tanggal 7 Agustus 2020.
“Panitia tidak mengganti pengeluaran lain yang timbul selama perjalanan dan di luar kepentingan penyelenggaraan acara ini. Panitia juga tidak mengganti biaya transportasi dan biaya lain-lain penggunaan fasilitas hotel oleh peserta selain paket akomodasi yang sudah disepakati dengan pihak tempat pertemuan.,”kata Hermansyah,SH. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here