Gelar Unras, Massa Aksi Mendapat Tindakan Represif 

0
19
BEKASI, MediaGaruda.co.id – Aksi unjuk rasa (UNRAS) kembali terjadi didepan Gedung Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (21/7/2020).
Massa unras yang menamakan dirinya PMII Kota Bekasi ini menggelar aksi dengan thema “Tukar Sampah Dengan Pendidikan,”.
Dalam agitasinya, masa aksi menjelaskan bahwa Bantargebang adalah suatu wilayah yang dikenal sebagai gunung sampah, dari sampah-sampah yang berasal dari DKI Jakarta ini sangat merugikan masyarakat Bantargebang. Karena hal ini termasuk kedalam dugaan kejahatan kemanusiaan dan lingkungan.
Meski telah mendapatkan Kompensasi dari tahun 2001 lalu namun dinilai oleh PMII, bahwa kompensasi yang diberikan tidak seimbang dengan kerugian yang diakibatkan hal tersebut.
Koordinator aksi, Yusril NG menyebut bahwa kedatangan mereka hari ini adalah untuk menuntut hak-hak warga Bantargebang.
“Kami disini untuk menuntut hak warga Bantargebang, yang telah diberikan janji-janji politik oleh Pemerintah Kota Bekasi,” ucapnya dalam orasi
Disaat massa aksi tengah berorasi, salah satu oknum Satpol PP diduga berusaha untuk merebut perangkat massa aksi berupa ban. Namun massa aksi menolak dan mencoba melindungi perangkat aksi tersebut.
Sempat terjadi gesekan antara massa aksi dan Satpol PP namun berhasil diurai oleh pihak kepolisian.
Akibatnya  salah satu massa aksi , Rahbar (22) diduga mendapat kekerasan dari oknum Satpol PP. Setelah berhasil diurai oleh kepolisian massa aksi melanjutkan orasinya.
Dalam orasi lanjutan massa aksi menyampaikan poin tuntutan kepada Pemkot Bekasi sebagai berikut :
1.Bangunkan Gedung Sekolah Khusus Masyarakat Bantargebang bertaraf Internasional
2.Bebaskan Seluruh Biaya Operasional
3.Menyediakan Sarana Angkut Masal / Bus Sekolah di masing-masing kelurahan
4.Berikan Beasiswa Kepada Siswa Berprestasi Ke Jenjang Universitas
5.Sediakan Program Paket A,B dan C
Setelah menyampaikan tuntutannya massa aksipun membubarkan diri dengan damai.
Sampai berita ini diturunkan MediaGaruda.co.id belum berhasil mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Pemkot Bekasi, terkait dugaan tindakan represif oleh oknum Satpol PP terhadap masa aksi demo dari PMII tersebut diatas. (MG-022/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here