GERAM Tuntut Walikota Bekasi, “Pecat” Seluruh Direksi PDAM Tirta Patriot 

0
96
BEKASI, MediaGaruda.co.id – Gerakan Warga dan Anak Muda (GERAM) desak Walikota Bekasi segera Mengevaluasi dan memecat seluruh Direksi PDAM Tirta Patriot. Pasalnya PDAM Tirta Patriot yang diduga Kangkangi Permendagri No 2 tahun 2007 tentang organisasi dan kepegawaian.
Koordinator GERAM, Yasser MK mengatakan  menyesalkan dan GERAM melihat Konstalasi realisasi Managerial Pengelolaan PDAM Tirta Patriot Kronis yang kian hari carut marut, sehingga menurutnya perlu ada reformasi birokrasi didalam BUMD Kota Bekasi tersebut.
“Melihat jumlah pelanggan dan jumlah direksi tidak sesuai dengan regulasi tersebut serta diduga adanya pelanggaran pada salah satu direksi pada pasal 4 pointer b. mempunyai pengalaman kerja 10 tahun bagi yang berasal dari PDAM atau
mempunyai pengalaman kerja minimal 15 tahun mengelola perusahaan bagi yang bukan berasal dari PDAM yang dibuktikan dengan surat keterangan (referensi) dari perusahaan sebelumnya dengan penilaian baik,” jelasnya dalam press release yang diterima MediaGaruda.co.id, pada Jumat (15/05/2020) sore ini.
Lanjut nya, PP 54 tahun 2017 kurang di oleh PDAM TP pahami sehingga kami menilai dianggap masih belum memiliki etos kerja, terlalu birokratis, inefisien, kurang memiliki orientasi pasar, tidak memiliki reputasi yang baik, profesionalisme yang rendah.
Mengingat kejadian pada tanggal 26 Februari 2020 di duga dengan sengaja PDAM Tirta Patriot memberhentikan aliran air curah selama 6 hari yang terdampak kepada para pelanggan PDAM di sekitaran wilayah Bekasi Utara dengan Alasan PDAM Tirta Bhagasasi belum membayar tagihan air curah, apabila itu benar a
PDAM Tirta Patriot telah melakukan pelanggaran berat dan menabrak  Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945 menyatakan: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Sebagaimana pernah diberitakan MediaGaruda.co.id, pada tanggal 10 Mei 2020 kemarin, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi Mustopa Kamal, juga telah memgeluarkan press release yang isinya meminta kepada Direktur Utama Solihat untuk memberikan kebijakan keringanan beban tagihan dan lebih humanis kepada pelanggan PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi.
Setelah itu Wakil Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bekasi Dedi Prabowo, pada press release yang dikirimkan kepada MediaGaruda.co.id, Rabu (13/5/2020) malam, menuding Direksi PDAM Tirta Patriot diduga juga tidak mempunyai Sense of Crisis (kepedulian terhadap permasalahan) bagi pelanggan ditengah pandemi corona, karena tidak memberikan potongan harga kepada konsumen.
Sampai berita ini dinaikkan MediaGaruda.co.id belum mendapatkan tanggapan dari Walikota Bekasi H.Rahmat Effendi dan dari pihak PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, atas tudingan keras dari dua organ mahasiswa kelompok Cipayung ini.
(Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here