Peringati Hardiknas 2020, PERGUNU Terbitkan Buku “Gerakan Teacherpreneur”

0
13
BEKASI, MediaGaruda.co.id – Bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2020 tanggal 2 Mei 2020 yang diperingati dalam suasana pendemi covid-19, pengurus Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) menerbitkan buku dengan judul “Gerakan Teacherpreneur”. Buku ini ditulis oleh Tim Penulis Pengurus PERGUNU dengan Sekretaris Tim Penulis Heri Kuswara, seperti penjelasan pada press release yang diterima Redaksi MediaGaruda.co.id, Sabtu (2/5/2020).
 
 
Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) mengklaim sejak lahirnya PERGUNU sebagai organisasi profesi yang mewadahi guru, ustad dan dosen dilingkungan Nahdlatul Ulama dengan semangat taglinenya “Guru Mulia, Pemersatu Bangsa” menjadi salah satu garda terdepan dalam turut terjun peduli dan emphaty memberikan berbagai solusi untuk anak negeri ini  khususnya untuk guru.
Buku Gerakan Teacherpreneur ini berisi tentang bagaimana seorang pendidik cerdas dan sukses menjadi seorang motivator, inspritator, kreator, inovator dan reformator (MIKIR) dan mampu memberikan teladan soft skill kepada peserta didik dan masyarakat.
Itulah sesungguhnya seorang “teacherpreneur,”. Selain itu, buku ini juga  dilengkapi dengan bagaimana seorang guru mampu  membuat rencana atau perencanaan bisnis yang baik.  Bisnis model kanvas (Businness Model Canvas/BMC) disuguhkan secara lengkap dan detail untuk membantu para guru dalam menggagas dan mengimplementasikan ide kreatifnya sebagai seorang pendidik.
Bagi guru yang hendak berbisnis, Bisnis Model Canvas adalah salah satu formula terbaik  dalam menggagas bisnisnya di tingkat abstrak untuk kemudian mengujinya di tingkat nyata.
Buku Gerakan Teacherpreneur ini dilengkapi dengan pelatihan pembuatan picthdeck yaitu presentasi singkat yang bisa menjelaskan gambaran umum tentang rencana bisnis startup (Bidang Aplikasi Teknologi Informasi) sebagai materi presentasi singkat dalam memperkenalkan produk di hadapan calon investor dengan lebih mudah, sehingga mereka bisa lebih tertarik untuk memberi pendanaan.
Lahirnya buku Gerakan Teacherpreneur diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi guru untuk senantiasa aktif dan produktif mencari dan menemukan berbagai ide, gagasan, kreatifitas serta inovasi untuk menjadi seorang teacherpreneur, entrepreneur atau  intrapreneur.
Walaupun berdasarkan pengamatan MediaGaruda.co.id mayoritas para guru warga NU di Bekasi yang saat ini mengajar disekolah-sekolah negeri dan swasta misalnya.
Mereka sesungguhnya awalnya berharap PERGUNU lahir dan hadir ke lapangan untuk perlindungan nasib para guru non ASN tersebut. 
 
Sebab disanalah hari ini sangat banyak warga NU mengabdikan diri sebagai pendidik/guru dan kesejahteraannya sangat memikukan. Karena minimnya perlindungan dari pemerintah, yang sangat menyolok menganak tirikan nasib para guru non ASN dengan para guru ASN.
 
Sehingga tidak kaget jika mayoritas para guru dan warga NU non ASN tersebut, pada saat ini meminta perlindungan nasibnya ke NGO KAMMPUS yang dipimpin Rahmatullah yang juga mantan Presiden BEM Universitas At-Thahiriyah dan kader NU muda senior Jabodetabek. Karena berhasil dalam memperjuangkan nasib guru non ASN, dengan gerakan nyata dan mampu menembus serta diterima Tim Istana Negara. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here