AGN “Pastikan” Jika Perundingan Dengan Fraksi-Fraksi DPR RI Gagal, Maka Buruh Indonesia Akan Turun ke Jalan

0
151
JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Andi Gani Nena Wea putra almarhum Yacub Nena Wea mantan Menteri Tenaga Kerja era Presiden Megawati Soekarno Putri yang memiliki anggota buruh terbesar di seluruh. Pada usai acara puncak HUT SPSI ke 47 dan HUT HAPEKINDO ke 47 di Balai Sarbini di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (22/2/2020) petang ini.
Menyatakan bahwa pekan depan ada 4 (empat) Konferasi buruh akan deklarasi dan bersama-sama untuk menolak Omnibus Law, khususnya RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker).

Empat federasi tersebut adalah, K-SPSI Pimpinan Presiden K-SPSI Andi Gani Nena Wea (AGN), K-SPI Pimpinan Presiden K-SPI Said Iqbal, K-ASBI Pimpinan Presiden KASBI Nining Elitos dan K-SBI.

Selanjutnya empat federasi SP/SB nasional tersebut, bersama-sama akan mengadakan pertemuan dengan semua fraksi-fraksi di DPR RI.
Rencana tanggal 24 Februari 2020 akan mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Fraksi dan anggota DPR RI Fraksi PKS, pada tanggal 27 Februari 2020 dengan Pimpinan Fraksi dan anggota Fraksi Partai Golkar dan seterusnya.
Tujuan pertemuan dengan seluruh Fraksi-Fraksi DPR RI tersebut adalah untuk memberikan masukan tentang isi Omnibus Law khususnya RUU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) yang isi pasal pasalnya sangat merugikan kaum buruh Indonesia.
Selain itu gabungan empat konfederasi SP/SB tersebut diatas, juga akan menyiapkan draff Omnibus Law sandingan dan kita akan serahkan kepada Fraksi-Fraksi DPR RI. Setelah draff sandingan itu kita serahkan, maka kita empat federasi SP/SB akan meminta sikap resmi seluruh Fraksi-Fraksi DPR RI, tersebut.
“Dan yang penting dan perlu diketahui oleh buruh anggota SPSI diseluruh Indonesia, bahwa jika perundingan didalam gedung DPR RI gagal. Maka dapat dipastikan kita kaum buruh Indonesia akan turun ke jalan, untuk bersama sama berjuang dijalanan,”ungkap Andi Gani Nena Wea (AGN).
AGN saat sambutan HUT ke 47 dan HUT HARPEKINDO menyatakan sebagai, Presiden K-SPSI, bahwa Saya adalah sahabat Pak Jokowi. Dan saya akan jaga jabatan Presiden RI, beliau sampai akhir massa jabatannya sebagai Presiden RI sampai 2024.
“Tetapi juga saya ingatkan kepada Pemerintah agar jangan coba-coba tinggalkan buruh Indonesia,”pesan AGN.
Soal Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) sikap kita (SPSI,Red) sangat jelas, bahwa beda pendapat itu bukan berarti bermusuhan, tetapi untuk saling mengingatkan, sebagai sesama sahabat dekat, Presiden Jokowi.
Perlu diingat dan diketahui oleh seluruh anggota SPSI diseluruh Indonesia, bahwa mulai tanggal 24 Desember 2020 besok.  Dan sampai seterusnya, kita pengurus SPSI dan SP/SB nasional lainnya akan bertarung di DPR RI, untuk bertanding adu gagasan sandingan Omnibus Law.
“Kita akan siapkan totalitas dan kita akan bela harga diri, buruh Indonesia.
“Bukan hanya Omnibus Law, apapun peraturannya, kalau isinya melemahkan buruh Indonesia, maka akan kita lawan,”tekad AGN, Sabtu (22/2/2020).
Tampak hadir pada HUT SPSI ke 47 siang ini Menaker Ida Fauziah, Kapolda Metro Jaya, pejabat dan para tokoh buruh nasional dan luar negeri. Serta para Presiden Konfederasi SP dan SB nasional seperti Nining Elitos Presiden KASBI, Presiden K-SPI Ir Said Iqbal,Panglima Koordinator Nasional GARDA METAL FSPMI Baris Silitonga dan lain-lainnya. Tampak ikut bersama- sama bergembira merayakan HUT ke 47 SPSI yang jatuh tanggal 20 Februari 2020 dan dirayakan hari Senin ini Sabtu tanggal 22 Februari 2020. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here