Diemukan Kucing Emas Abu Abu dan Marble Cat Borneo 

0
85

KALTIM, MediaGaruda.Co.Id – Berhasil ditemukan Kucing Emas Abu Abu dan Marble Cat Borneo atau Catopuma Badia/Borneo Bay Cat/Pardofelis Badia di Kutai Timur untuk upaya penyelamatan.

Dalam kurun waktu lima dekade terakhir, ini adalah kali pertama Kucing Emas Borneo dapat diamatisecara langsung di habitatnya.

Kucing yang tertangkap kamera ini diketahui berjenis kelamin betina dengan usia sekitar 4 bulan – 5 bulan. Sedang yang satunya lagi diperkirakan berusia 15 – 16 bulan, Sebelumnya individu Kucing ini pernah teridentifikasi kamera jebak yang
dipasang Tim Survei KAWALI KALTIM pada bulan Oktober 2019.

Kandang perangkap sengaja dibuat untuk menangkap Kucing agar dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Pemindahan (translokasi) Kucing Emas di Kabupaten Kutai Timur diperlukan karena beberapa individu ditemukan berada dalam
kawasan hutan yang mulai terdesak
karena kegiatan HPH.Perkebunan Kelapa Sawit maupun pembalakan liar.

Setelah keberadaan Kucing endemik di
perangkap diketahui, Tim segera membangun kandang sementara, Di tempat ini, Kucing Emas dapat tinggal di dalamnya selama paling lama dua bulan.
Kucing Emas yang tertangkap sudah
berada di dalam Kandang sementara yang
memiliki luasan sekitar 10m2.

“Kami mengapresiasi kerja Tim yang telah berhasil menangkap untuk upaya penyelamatan salah satu Kucing Emas di diantara perbatasan perkebunan kelapa sawit dan HPH HA Di Kutai Timur Ini adalah langkah yang memberi harapan dalam upaya kita menyelamatkan populasi Kucing Emas di Kalimantan. Lebih jauh
lagi, ini menunjukkan komitmen Masyarakat Adat Indonesia dalam upaya konservasi Tumbuhan dan Satwa Langka (TSL),”ujar salah seorang pemuda adat yang nama serta profilenya enggan dimunculkan dalam Konferensi Pers di Kantor KOALISI KAWALI INDONESIA LESTARI KALTIM. di wilayahnya menjadi kebanggaan masyarakat Kutai Timur.

Dia sangat berharap, populasi Kucing Emas yang diketahui sudah langka ini di
Kalimantan bisa dijaga keberadaannya. Harapan Ketua KOALISI KAWALI INDONESIA LESTARI KALTIM Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten beserta seluruh elemen masyarakat bisa mendukung upaya penyelamatan Kucing Emas yang sejatinya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat,” ujarnya.

Saat ini KAWALI INDONESIA LESTARI bersama mitra di dalam Tim Penyelamatan Kucing Emas Borneo sedang menyiapkan tempat yang rencananya akan dijadikan sebagai suaka Kucing Emas di wilayah hutan adat Kalimantan, di dalam kawasan hutan lindung adat.

Sekretaris Lembaga Adat Besar Wehea
mengatakan, “Kita memiliki peluang
besar untuk mempertahankan
populasi Kucing Emas Borneo di
Kalimantan. Sangatlah penting
menyediakan mereka rumah yang
aman, karena sebagian populasi
yang sudah teridentifikasi berada
pada daerah yang rawan.”

Tokoh Masyarakat NN menyatakan. “Penempatan Kucing Emas Borneo di dalam suaka akan memungkinkan pengamanan dan pengawasan yang ketat bagi populasi yang ada, termasuk
melaksanakan program perkembangbiakan untuk mencapai
angka populasi yang layak untuk
kelangsungan Kucing Emas di
Kalimantan.”, pungkas NN.

Sampai saat ini teridentifikasi melalui kamera jebak dan jejak
tapak setidaknya terdapat 15
individu Kucing Emas di tiga
kantong populasi di wilayah
Kabupaten Kutai Timur. (Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here