HMI Komisariat Kampus Unbhara Jaya, Bekasi, Benar-Benar Demo di Depan PT.ASABRI Jakarta, “Ini Agitasinya”

0
98

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Puluhan mahasiswa HMI Universitas Bhayangkara Jaya (Unbhara Jaya) Cabang Bekasi melakukan aksi demo didepan kantor PT.Asabri, yang berlokasi di Jalan Mayjend Sutoyo No 11 RT.003 RW.09 Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jum’at (17/1/2020) siang ini.

Aksi demo HMI Komisariat Kampus Unbhara Jaya, Cabang Bekasi dibawah Komando Jendral Lapangan Jendral Lapangan Arjo Bambang Pangestu dan Koordinator Lapangan Andi Maulana, tersebut dengan menyebarkan aspirasinya dalam bentuk agitasi demo, sbb :
USUT TUNTAS MEGA SKANDAL KORUPSI RP. 21 TRILYUN PT. ASABRI
Pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara tanpa batas serta tak mengenal lelah, peluh, darah dan air mata. Meninggalkan keluarga tercinta demi tugas, terkadang putra dan putri terlupakan karena sejak lahir sudah ditinggalkan semua demi tugas  dan pengabdian bagi nusa bangsa. Berharap hari tua dapat bersama-sama keluarga tercinta dan melanjutkan pengabdian kecil di kampung halaman karena sejatinya jiwa prajurit takkan pernah hilang (the soldier never day).
Namun, mereka saat ini was-was, panik dan tak karuan perasaannya dikarenakan uang asuransi pensiunnya dipakai untuk berinvestasi beresiko dalam permainan
bursa saham oleh segelintir oknum di PT. ASABRI (Persero) dan berpotensi capital loss (merugi) lebih dari Rp. 21 trilyun (Puskappi, 2020). Kenapa kalian
tidak berpikir panjang tentang nasib ratusan ribu bahkan jutaan prajurit beserta keluarganya, mereka juga butuh ketenangan masa hari tua, butuh kesejahteraan dan butuh penghidupan atas apa yang diabdikan kepada nusa dan bangsa.
Rata-rata umumnya masa tugas para prajurit selama 30-35 tahun, hanya mendapatkan asuransi sebanyak 50 juta sampai 60 juta per orang. Coba dibandingkan dengan pegawai PLN, Telkom, Pertamina dan sebagainya, yang minimal bisa mendapatkan 1 miliaran.
Kok bisa berbeda jauh banget, bagai langit dengan bumi. Ini yang suka membuat iri mantan prajurit ketika terima asuransi. Padahal paling sering tugas prajurit itu taruhan nyawa, tidak sebanding dengan pegawai BUMN yang duduk manis terima asuransi/pesangon minimal hingga satu miliar.
PT ASABRI berpotensi merugi senilai Rp. 21 trilyun lebih, ini bukan nilai yang kecil dan nilai yang fantastis melebihi skandal-skandal mega korupsi di negeri ini.
Oleh karena itu, kami menuntut dan berharap kepada Bapak Presiden Jokowi untuk perintahkan seluruh penegak hukum yang terkait untuk mengusut tuntas skandal mega korupsi ini dengan seadil-adilnya.
Maka dari itu kami HMI Cabang Bekasi Komisariat Ubhara Jaya menuntut Menteri BUMN & Direktur Utama PT.ASABRI untuk :
1. Usut tuntas skandal mega korupsi di tubuh PT.ASABRI, jika memang BUMN terbukti bersih dan suci maka kami meminta agar kasus skandal tersebut diserahkan kepada KPK.
2. Mendesak & Meminta kepada menteri BUMN untuk segera mengusut tuntas skandal mega korupsi dalam tubuh PT.ASABRI yang diduga merugikan negara sebesar 20 triliyun.
3.Meminta Menteri BUMN mencopot seluruh Direksi ASABRI yang terlibat sampai ke seluruh akarnya.
4.Apabila kasus ASABRI tidak selesai, maka Menteri BUMN harus mundur dari jabatan nya.
5. Meminta kepada Direktur Utama PT. ASABRI untuk bertanggung jawab atas skandal korupsi yang ada dalam tubuh PT. ASABRI, Jika tidak bisa menyelesaikan skandal korupsi yang ada dalam tubuh PT. ASABRI maka Direktur Utama PT. ASABRI harus turun dari jabatannya. 
6. Meminta Direksi PT ASABRI hadir di tengah-tengah peserta aksi untuk menerima dan menindak lanjuti tuntutan aksi.
7. Mendesak DRR RI agar membentuk PANSUS asuransi negara yang meliputi seluruh perusahaan asuransi milik negara termasuk BPJS yang rawan sebagai ladang korupsi.
(MG-020/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here