BEM se Bekasi Minta Politisasi Banjir Agar Segera Dihentikan

0
102
BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Rusman Koordinator BEM se Bekasi minta agar politisasi musibah banjir yang saat ini, dilakukan oleh pihak pihak tertentu dalam rangka memojokkan Pemerintah Daerah Kota Bekasi / Pemkot Bekasi agar segera dihentikan.
Selain itu Rusman juga mengaku bahwa dirinya mengapresiasi kepada Pemerintah Kota Bekasi dalam menangani musibah banjir mengenang daerah ini sejak awal tahun baru tanggal 1 Januari 2020 lalu.
Sebagaimana diketahui bahwa wilayah Jabodetabek dan Banten disambut dengan derasnya hujan dari tanggal 31 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020.
Akibat curah hujan yang tinggi, wilayah Jabodetabek dan  banten  terkhususnya wilayah Kota Bekasi terendam banjir. Adapun curah hujan Tahun ini sangat tinggi  dari 154 tahun yang lalu.
“Dari pengukuran meteorologi tercatat pertama kali zaman Belanda tahun 1866. Hujan tertinggi tahun 1866 hanya 185,1 mm/hari,” kata Kepala Subbidang Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Siswanto kepada wartawan, Kamis (2/1/2020) lalu.
Dia juga, memaparkan catatan curah hujan terkait banjir besar di Jabodetabek dari tahun-tahun sebelumnya. Berikut ini catatannya :
1866: 185,1 mm/hari
1918: 125,2 mm/hari
1979: 198 mm/hari
1996: 216 mm/hari
2002: 168 mm/hari
2007: 340 mm/hari
2008: 250 mm/hari
2013: > 100m m/hari
2015: 277 mm/hari
2016: 100-150 mm/hari
2020: 377 mm/hari
Dengan kondisi curah hujan yg tinggi mengakibatkan Becan di beberapa wilayah Jabodetabek Dan banten,  peran pemerintah sangat diharapkan dalam menyikapi Dan menyelesaikan becana tersebut.
Terkhusus pemerintah Kota Bekasi yang mengalami becana hampir seluruh  wilayah kecamatan se-Kota Bekasi, dengan komitmen pemerintahan Hal itu dapat teratasi dengan baik, serta kerja Sama seluruh pemangku kepentingan kondisi Kota Bekasi mengalami pemulihan sangat cepat.
Melihat sikap cepat, tanggap dan sigap yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bekasi untuk mengatasi becana.
“Kami BEM Se-Bekasi mengapresiasi dan berterima kasih sehingga hal – hal yang dikahwatirkan dapat teratasi dengan baik.
Atas dasar hal itu BEM se-Bekasi mengajak seluruh elemen dan pemangku kepentingan :
1. Mensupport pemerintah Kota Bekasi dalam pemulihan dampak becana curah hujan yg tinggi.
2. Bergandengan tangan membantu baik moril Dan materi untuk Para korban becana.
3. Kepada seluruh elemen yang menyalurkan bantuan agar tepat sasaran.
“4. Stop politisasi korban bencana,”kata Rusman, Kordinator BEM Se-Bekasi, kepada MediaGaruda.Co.Id, Sabtu (11/1/2020) siang ini.
(MG-022/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here