Sekdes Ali Gunawan Ajak Warga Ds.Burangkeng Gotong Royong Kerja Bhakti, Minggu 12 Januari 2020 Besok

0
228
BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Sekretaris Desa (Sekdes) Burangkeng, Ali Gunawan mengajak seluruh warga Desa Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi untuk bersama-sama gotong royong melaksanakan kerja bhakti, dalam rangka membersihkan “Kali Burangkeng” dan saluran-saluran irigasi lain yang ada di Desa Burangkeng.
Hal itu perlu dilakukan untuk menormalisasi saluran, pasca musibah banjir yang merendam sebagian wilayah Desa Burangkeng pada tanggal 1 Januari 2020 lalu.
“Kerja bhakti ini akan dilaksanakan pada Minggu tanggal 12 Januari 2020 besok, diharap partisipasi seluruh warga Desa Burangkeng pada kegiatan kerja bhakti ini.
“Kerja bhakti ini, akan terus dilaksanakan setiap hari Minggu pagi, setiap Minggunya secara berkelanjutan, sampai seluruh Kali Burangkeng dan seluruh saluran irigasi di Desa Burangkeng bisa lancar dilalui air mengalir.
“Tujuannya dimaksudkan sebagai langkah preventif  menanggulangi banjir. Serta meningkatkan empati, solidaritas dan persatuan sesama warga yang tinggal di Desa Burangkeng,”ungkap Ali Gunawan yang juga menjadi Ketua Panitia Kerja Bhakti Warga Desa Burangkeng, kepada MediaGaruda.Co.Id, Jum’at (10/1/2020) petang ini.
Kerja bhakti massal ini untuk yang pertama, akan dilaksanakan hari Minggu 12 Januari 2020 besok, kegiatan awal kerja bhakti besok, untuk menormalisasi Kali Burangkeng pasca banjir.
Kegiatan normalisasi kali Burangkeng ini dilaksanakan dengan program swadaya masyarakat dan dilakukan bersama-sama seluruh warga Desa Burangkeng dan didukung oleh Badan Perwakilan Desa (BPD), Karang Taruna dan Persatuan Pemuda Burangkeng Peduli Lingkungan ( PRABU PL) yang sedang getol menyuarakan tentang lingkungan hidup, serta unsur masyarakat lainnya.
“Tentunya kita memohon dukungan dari berbagai pihak karena normalisasi Kali Burangkeng ini dilakukan dalam kondisi darurat  pasca banjir,”kata Ali Gunawan.
Longsornya Kali Burangkeng dan tersumbatnya aliran air akibat sampah adalah faktor penyebab banjir, selain kurangnya perawatan.
Kali Burangkeng yang berbatasan dengan Desa Sumur Batu di hulunya dan Desa Cijengkol dihilirnya, memang harus menjadi perhatian serius semua pihak.
“Kami  berusaha antisipasi bersama-sama mengingat sebelumnya telah terjadi banjir besar yang dialami sebagian masyarakat di Desa Burangkeng. Dari perumahan hingga lahan pertanian,  terendam akibat air yang tidak mengalir dengan baik.
“Kami mengharapkan dari semua elemen masyarakat baik pemerintah, swasta, dan warga desa Burangkeng ikut serta dan berkontribusi dalam hal positif ini.
“Budaya turun-temurun gotong royong/ Goloran dalam masa sekarang sudah hampir punah. Saatnya kita tingkatkan empati, solidaritas dalam kegiatan kemasyarakatan di Desa Burangkeng, tutup Gunawan.
Kepala UPTD PSA Burangkeng, Maulana ditempat terpisah menjelaskan, bahwa pihaknya akan memfasilitasi, semampu kami untuk bersama-sama warga Desa Burangkeng untuk berpartisipasi dalam kegiatan kerja bhakti normalisasi Kali Burangkeng besok.
Menurut Maulana, Kali Burangkeng ini memang melewati TPA sampah Burangkeng, namun tidak didalam TPA sampah Burangkeng, sehingga kami juga akan menyampaikan kepada pihak Dinas terkait seperti Bagian Pengairan dan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang menanganinya agar laporan dan keluhan warga Desa Burangkeng dapat tertampung dan bisa memberikan solusi positip.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Maulana, bersamaan dengan dia menerima proposal kegiatan kerja bhakti yang diserahkan oleh tokoh masyarakat Desa Burangkeng Mochamad Hatta.
Sebagai tokoh masyarakat Desa Burangkeng,  Mochamad Hatta menambahkan,  Kegiatan ” Goloran” (kerja bhakti) ini, dirinya sangat setuju.
“Selain mengembalikan lagi budaya gotong-royong membangun Desa Burangkeng, kegiatan goloran ini akan saling mengakrabkan dan meningkatkan komunikasi yang baik antar warga satu sama lain.
“Dengan berkumpul dan bekerja sama dalam memperbaiki dan memajukan desa,”harap Hatta.
Dia juga menambahkan, peran serta UPTD PSA Burangkeng dalam Kegiatan kerja Bhakti Desa adalah suatu hal yang positif karena dapat memberikan contoh kepada instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang berada di Desa Burangkeng maupun diluar Desa untuk ikut serta berperan dalam kegiatan Kemasyarakatan.
“Walaupun hanya dengan tenaga saja, kami sangat menghargai dan mengapresiasi niat baik tersebut,”ungkap Hatta. (MG-022/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here