Karang Taruna dan PRABU, Satu Pandangan, Kawal Usulan Tata Kelola TPA Burangkeng Yang Modern dan Ramah Lingkungan

0
205
BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Mengutip pernyataan Kepala Desa Burangkeng, Nemin yang dimuat salah satu koran harian, Jabodetabek pada tanggal 23 November 2019, yaitu “Meminta Pemerintah Kabupaten Segera Menggunakan Teknologi Canggih  Mengelola  sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng”.
Pasalnya, pengelolaan TPA Burangkeng saat ini masih tradisional dan sangat berdampak buruk bagi lingkungan kehidupan masyarakat sekitarnya. Hal ini mendapat perhatian serius dari para pemuda dan seluruh warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
“Penyataan Kepala Desa, kami, Pak Nemin bin Haji Sa’in merupakan perwakilan suara masyarakat Desa Burangkeng, sehingga menambah motifasi, kami agar selalu intens melakukan diskusi bersama dengan teman- teman yang aktif dalam pemantauan dampak sekitar TPA Burangkeng,” kata Iwan Suparman, Ketua Karang Taruna Desa Burangkeng, kepada MediaGaruda.Co.Id, Rabu (11/12/2019) sore ini.
Wawancara tersebut dilakukan  bersama
Carsa Hamdani, Ketua Persatuan Remaja Peduli Lingkungan ( PRABU) Desa Burangkeng. Dimana saat ini kata mereka, Tim Karang Taruna dan Tim PRABU sedang bekerja sama melakukan persiapan poin-poin kajian untuk mengawal keluhan warga Desa Burangkeng, soal dampak lingkungannya atas keberadaan TPA Burangkeng.
“Seperti yang sudah-sudah, masyarakat dalam menuntut haknya, seperti bola ping-pong, hanya dilempar kesana kemari, diberikan harapan- harapan dan angin surga, yang akhirnya mereka pulang ke desa Burangkeng dengan tangan hampa,”ungkap Carsa.
Sehingga sekarang ini perjuangan warga Desa Burangkeng mesti dirubahdiruba memperjuangkan kelestarian lingkungan desanya, harus lebih sistematis dan mengacu dengan data dan fakta lapangan.
“Karena masyarakat Desa Burangkeng, sudah sangat lelah dengan berbagai alasan dari para pemangku kepentingan,”lanjut Carsa.
Dia, juga menjelaskan PRABU, telah bersepakat dengan Pengurus KarangTaruna Desa Burangkeng untuk mengajak putra-putri Desa Burangkeng  baik yang saat ini sedang menempuh studi, maupun sedang bekerja di luar kota, agar dapat ikut membantu dan menyumbangkan pemikiran.
Serta keahlian mereka, agar tercipta kekuatan dalam mendampingi hak masyarakat dan mendorong modernisasi dalam pengelolaan TPA Burangkeng.
“Supaya segera di tindak lanjuti, dan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah,”harap Carsa Hamdani.
Sebab, kedepan melihat  kemajuan Kabupaten Bekasi dengan banyaknya kawasan perumahan dan kawasan industri, bahwa tak bisa dipungkiri kedepan akan menghasilkan sampah yang  semakin banyak, dan akhirnya sampah sampah itu akan dikirim dan bermuara satu titik, yaitu di TPA milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang berada tepat di Desa Burangkeng,”kata Carsa Hamdani.
Dia juga menjelaskan bahwa seluruh masyarakat Islam pasti tau dan paham bahwa “Kebersihan itu sebagian dari Iman”.
Kesimpulannya, adalah kemajuan daerah itu harus disesuaikan dengan melihat keadaan Tempat Pengelolaan Sampah akhirnya /TPA,
“Karena hal itu suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Itu penting dan  mutlak diterapkan jika Pemimpinnya Seorang yang Beriman,”kata Casta Hamdani. (MG-022/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here