Kamis, 30 Januari 2020
Beranda Berita Utama PK PMII UMIKA Berikan Sertifikat Pelanggar HAM Kepada Pemkot Bekasi

PK PMII UMIKA Berikan Sertifikat Pelanggar HAM Kepada Pemkot Bekasi

0
65
BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Puluhan massa aksi Pengurus Komisariat PMII Kampus Universitas Mitra Karya (UMIKA) Bekasi saat memperingati hari HAM se dunia, dengan Korlap Aksi PK PPMI UMIKA, Fauziah Handayani saat sebelum menyelesaikan aksi demo di depan Pemkot Bekasi di Jalan Ahmad Yani No 1, Margajaya, Bekasi Selatan, Selasa (10/12/2019) siang ini.
Memberika sertifikat kepada Pemkot Bekasi atas prestasinya melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) kepada Pemkot Bekasi yang diterima oleh Kepala Satpol PP Pemkot Bekasi Aby Humairah bersama jajaran, sore ini.
Pada aksi demo memperingati hari HAM sedunia tanggal 10 Desember 2019, PK PPMI UMIKA, dalam aksi demonya menampilkan berbagai tetrikal dan salah satu pendemo menjadi pocong, sebagai perlambang rakyat Kota Bekasi yang meninggal akibat pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh para pejabat Pemkot Bekasi.
Sementara 7 tuntutan yang ajukan PK PMII UMIKA pada peringatan hari HAM sedunia, hari ini :
1.Pemerintah Kota Bekasi segera memberikan peringatan kepada DPPPA agar segera menyelesaikan kasus perempuan dan anak, karena masalah perempuan dan anak merupakan kasus HAM yang besar di Kota Bekasi. Apabila tidak becus maka bubarkan saja!! karena hanya menghabis-habiskan uang rakyat saja!!
2.Kami mempertanyakan kepada Pemerintah Kota Bekasi apakah Pemerintah Kota Bekasi telah mempersiapkan layanan kesehatan lain sebelum memberhentikan
KS-NIK.
3.Kami Mengutuk keras kepada pemerintah kota bekasi atas tindakan
penggusuran karena penggusuran menjadi kasus kejahatan berat pengambilan
Hak Atas Kehidupan seseorang.
4.Pemerintah Kota Bekasi segera merealisasikan janji-janji politiknya seperti
(Penddikan gratis 12 Tahun) agar tidak hanya sebatas omong kosong belaka
yang hanya berakhir ditong sampah.
5.Pemerintah Kota Bekasi wajib menekan tingkat kemiskinan secepatnyabdengan
angka kemiskinan yang masih relative besar. Karena ini menjadi indikatorbbahwa
rakyat Kota Bekasi masih jauh dari kata sejahtera.
6.Pememerintah Kota Bekasi agar lebih melek lagi menangani kasus HAM bukan sebagai pelanggaran HAM.
“7. Kami memperingatkan kepadavpemerintah Kota Bekasi, Jika tidak mampu lagi memimpin Kota Bekasi agar segera mengundurkan diri dari Kepemimpinannya,”kata Fauziah Handayani.
(MG 017/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here