Tak Terima Presiden Jokowi Diultimatum, Warga Gelar Apel Akbar di Seluruh Indonesia

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Diduga tidak terima Presiden Jokowi diultimatum dalam waktu tertentu, dan harus mengeluarkan Perpu UU KPK, jika tidak akan digelar demo besar-besaran.

Masyarakat yang cinta “Konstitusi” hari ini bereaksi dengan menggelar “Apel Akbar Mendukung Pemerintahan Yang Sah,”.

Kegiatan apel akbar tersebut berlangsung di Taman Padang Aspirasi – Seberang Istana Negara, pada Sabtu 5 Oktober 2019 dari pukul 12.00wib sampai Pukul 18.00wib hari ini.

Sementara itu acara serupa diseluruh Indonesia juga akan digelar dalam waktu beberapa hari mendatang.

Masyarakat yang menggelar acara “Apel Akbar Mendukung Pemerintahan Yang Sah,” tersebut menuntut agar semua pihak agar dapat menahan diri dan tidak memaksakan kehendak.

“Stop Anarkis,  Stop Kekerasan dan Putihkan Indonesia Bersama Mengawal Kostitusi,” .

Sementara itu MediaGaruda.Co.Id juga menerima agitasi yang berisi pernyataan “Salam Damai. Kami Bersama Presiden Jokowi dan NKRI Harga Mati,” dan Menolak Diwakili BEM. 

Pada agitasi tersebut berisi, pernyataan menolak diwakili BEM. Juga menolak demo-demo yang katanya, mereka turun kejalan meneruskan keresahan rakyat Indonesia. Dan BEM bukanlah wakil rakyat, BEM tidak mencerminkan suara rakyat, sama seperti DPR yang sebagian bukan wakil rakyat, tetapi wakil partai.

Rakyat Indonesia jumlahnya lebih dari 260 juta, apakah semua rakyat ini minta diwakili BEM dengan demo anarkisnya, dan diduga ditunggangi, dengan banyak penyusup dan setelah itu mereka tidak mau bertanggung jawab, padahal mereka yang memulainya. Malah gara-gara demo mereka, rakyat menjadi susah mencari nafkah.

Juga menolak diwakili BEM, yang terus mendesak Presiden Jokowi untuk keluarkan Perppu UU KPK. Alasanya,terbukti pada Survei Litbang Kompas 16 September 2019, malah rakyat setuju perlunya Dewan Pengawas sebesar 64,7% dan setuju adanya SP3 sebesar 55,5%.

Memang tidak semua mahasiswa Indonesia itu jelek kelakuannya, dan masih banyak mahasiswa yang baik, kalaupun mereka demo mereka tertib dan tidak anarkis, masih banyak mahasiswa yang baik yang mendukung Pancasila, merawat Bhinneka Tunggal Ika dan tetap mendukung Presiden Jokowi.

SALAM DAMAI.

KAMI BERSAMA PRESIDEN JOKOWI.

NKRI HARGA MATI.

(Red)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Redaksi

Portal Berita Online MediaGaruda.Co.Id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *