Ketua DMI Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat, Angkat Bicara Soal Wacana Provinsi Baru

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Terkait Polemik soal Kota Bekasi idealnya masuk Provinsi Jawa Barat, atau Provinsi DKI Jakarta, ataukah bersama daerah sekitarnya seperti Kota Bogor dan Kabupaten Bogor membentuk Provinsi baru Provinsi Bogor Raya. Seerti yang diwacanakan oleh Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor, Ade Yasinbeberapa waktu lalu.

Mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bekasi dan Ketua DMI Provinsi Jawa Barat, KH Ahmad Shidik.

Menurut Kiai Ahmad Shidiq, bahwa pada era Walikota Bekasi almarhum Nonon Sonthani pada akhir tahun 1990-an dulu, pernah diadakan diskusi, terkait dengan Kota Bekasi Mencari Jati Diri, yaitu Bekasi, Pasundan atau Betawi.

“Ternyata dari hasil diskusi tersebut 90 persen, peserta sepakat bahwa Bekasi adalah “Betawi Bekasi,” kata Kiai Ahmad Shidik, kepadaMediaGaruda.Co.Id seusasai mengikuti Upacara HUT RI ke 74, di alun – alun Kota Bekasi bersama Walikota Bekasi H.Rahmat Effendi, Sabtu (17/8/2019).

Alasannya, pertama kultur, budaya, geografi, dan historisnya. Kultur artinya kebiasaan warga Betawi Bekasi sangat mirip dengan Betawi Jakarta. Contohnya soal kuliner saat hari Raya Idhul Fitri, ada hidangan makanan “Khas Betawi” seperti dodol, geplak, uli dan lain lainnya.

Geografi yaitu keberadaan wilayah Bekasi berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta. Karena secara historis sejarah Bekasi memiliki sejarah benang merah dengan DKI Jakarta.

“Dulu Bekasi bagian dari wilayah kekuasaan Kabupaten Jati Negara dan Kawedanan Pulo Gadung, dan sampai saat ini-pun ternyata nama Jalan Raya dari Jati Negara sampai Pulo Gadung masih disebut sebagai Jalan Raya Bekasi Timur,”ungkap Kiai Ahmad Shidik.

Sehingga terkait wacana perlu tidaknya berdiri Provinsi Baru, seperti yang diwacanakan oleh Walikota Bekasi yang nantinya Provinsi Barunya bernama Provinsi baru Pakuan Bhagasasi. Ataukah Bekasi bergabung dengan Bogor membentuk Provinsi Bogor Raya seperti wacana yang ang diwacanakan oleh Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor, Ade Yasin beberapa waktu lalu.

“Menurut saya, Bekasi sebaiknya bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta. Alasannya, selain seperti yang diuraikan diatas, bahwa mendirikan Provinsi Baru itu juga perlu syarat yang cukup berat,” ungkap Kiai Ahmad Sidik. (MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. KPPU Temukan Dominasi Rantai Distribusi pada tingkat Penggilingan Beras
  2. Kolam Renang Tirta Indah Ok Tapi Sampahnya Juga Ok
  3. Pembangunan Science and Techno Park Dapat Dukung Upaya Swasembada Pangan
  4. Kurang Representatif, Gubernur Aher akan Buat Kantor Baru untuk DPMPTSP
  5. Aliran Sesat Doktrin Remaja Salat ke Arah Matahari
<