Buruh dan Rakyat Karawang Bersatu Tolak Revisi UU 13/2003 Ketenagakerjaan

0
164

KARAWANG, MediaGaruda.Co.Id – Ribuan buruh Kabupaten Karawang sampai pukul 14.30wib siang ini, masih bertahan demo didepan kantor Bupati Karawang, Provinsi Jawa Barat. Dan sedikitnya ada 5 mobil Komando dengan dilengkapi sound sistem terparkir berjejer di depan pintu masuk Bupati Karawang. Termasuk juga ratusan sepeda motor-pun, masih tetap terparkir disepanjang jalan didepan kantor Bupati Karawang, pada Selasa tanggal 13 Agustus 2019, siang ini.

Pada agitasi yang dibagikan kepada para pengguna lalu lintas yang lewat dijalan raya depan kantor Bupati Karawang, oleh para buruh yang tergabung dengan nama Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) bersama Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI). Mengajak buruh/pekerja dan rakyat bersatu bergerak perlawanan kita untuk MENOLAK REVISI UU KETENAGAKERJAAN versi Pengusaha dan Penguasa/Pemerintah.

Bahwa dalam beberapa bulan terakhir wacana Revisi UU No.13 Thn 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK) terus bergulir dan menimbulkan keresahan bagi kaum buruh Indonesia. Wacana revisi UUK yang dicetuskan oleh kalangan pungusaha (APINDO-KADIN) dan diamini oleh Pemerintah dengan berbekal propaganda mengenai investasi yang enggan masuk. Pertumbuhan ekonomi yang terancam, hingga sudah compang-campingnya UUK karena seringkali duji di Mahkamah Konstitusi menjadi wacana andalan Pengusaha dan Pemerintah untuk mengelabui publik bahwa UUK harus direvisi agar menjadi lebih ramah bagi investasi.

Disisi lain, sikap Pemerintah yang mendukung upaya revisi UUK versi Pengusaha ini semakin menunjukkan watak asli dari Pemerintah yang berpihak pada kaum modal. Sejak awal Pemerintah terus menerapkan kebijakan ekonomi yang menghamba pada pengusaha dan investasi. Berjilid-jilid paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan oleh Pemerintah jelas menunjukkan keberpihakan kepada kaum modal, bukan kepada mayoritas rakyat Indonesia.

Dari beberapa informasi yang berkembang, usulan revisi UUK yang diajukan oleh Pengusaha dan Pemerintah perpokok pada,

1. Penciptaan sistem kerja yang lebih fleksible (perluasan sistem kontrak, outsourcing dan pemagangan).
2. Penghapusan/Pegurangan pesangon,
3. Tentang Pengupahan,
4. Fleksibiltas jam kerja,
5. Serikat Pekerja dan Mogok,
6. Tenaga Kerja Asing,

Keseluruhan usulan revisi versi pengusaha sebesar-besarnya diatas penderitaan kaum buruh dan rakyat Indonesia.

Sebagai kaum buruh dan rakyat tertindas, kita sudah dapat membayangkan apa yang akan terjadi apabila usulan revisi UUK versi pengusaha ini disahkan oleh Negara. Kebijakan upah murah yang semakin langgeng, ketiadaan kepastihan kerja, hingga hilangnya hak-hak demokrasi kaum buruh akan menjadi kenyataan hidup yang akan kita alami. Keseluruhannya akan menjadi kesengsaraan bagi kaum buruh dan rakyat Indonesia. Tidak ada kata lain bagi kita, selain : MENOLAK USULAN REVISI uuk VERSI PENGUSAHA…!

Oleh karena itu, dengan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) bersama Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), mengajak buruh/pekerja dan rakyat bersatu bergerak perlawanan kita untuk MENOLAK REVISI UU KETENAGAKERJAAN versi Pengusaha dan Penguasa/Pemerintah.

Perjuangan ini untuk masa depan anak bangsa dalam sektor ketenagakerjaan. (MG 06)

Ayo Komentar