Bukti, DPRD Kota Bekasi Tidak Setuju Pembongkaran Rumah warga RT.001 RW.11 Jaka Sampurna

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Muhammad Beni, Koordinator Advokasi Mahasiswa PMII Kota Bekasi, kepada MediaGaruda.Co.Id pada Kamis 25 Juli 2019 malam, membuka bukti tulisan tangan yang sudah ditanda tangani Pimpinan DPRD, Ketua Fraksi dan anggota DPRD Kota Bekasi.

Tulisan tangan dan tanda tangan Ketua DPRD Kota Bekasi itu, tertulis pada bukti, Form Dukungan Penundaan Pembongkaran Rumah warga RT.001 RW.11 Jaka Sampurna dari DPRD Kota Bekasi.

Yang isinya permintaan DPRD Kota Bekasi agar Walikota Bekasi, tidak mengedepankan kekuasaan pada saat akan membongkar 57 KK rumah yang tinggal di RT.001 RW.11 Kelurahan Jaka Sampurna, Kecamaran Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Tetapi disayangkan ternyata, aspirasi wakil rakyat Kota Bekasi ini, ternyata tidak didengan oleh Walikota Bekasi.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Chairuman J, misalnya menulis dan menanda tangani tulisan tangan, :

“Mohon kepada Pemerintah Kota Bekasi melakukan sosialisasi dan Komunikasi secara persuasif kepada warga dan terapkan azasi kemanusiaan serta aturan yang berlaku.”

Anggota Faksi Partai GOLKAR DPRD Kota Bekasi, menulis dan menanda tangani, tulisan tangan :

“Undang seluruh warga uang terkena dampak di kelurahan / kecamatan,”.

“Jika terancam menjadi miskin, daftarkan untuk mendapat bantuan sosial (BANSOS) dari sesuai Permendagri No 32/2011,”.

Sedangkan Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai, menulis dan menanda tangani, tulisan tangan :

“Kepada Walikota untuk mengedepankan musyawarah dan memberikan kepastian (Solusi) dengan warga,”

Sampai berita ini dinaikkan, MediaGaruda.Co.Id belum berhasil mendapatkan tanggapan dari anggota DPRD Kota Bekasi diatas, selanjutnya DPRD Kota Bekasi, akan mengambil sikap apa, karena suaranya dicuekinnya oleh Walikota Bekasi.

Sebab fakta dilapangan ternyata pembongkaran 57 KK banguna rumah tinggal warga RT.001 RW. 11 kelurahan Jaka Sampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, hari Kamis tanggal 25 juli 2019 kemarin tetap dilaksanakan dengan cara Paksa Oleh Dinas DISTARU Kota Bekasi. Dan menimbulkan beberapa orang mahasiswa PMII luka-luka yang diduga dipukul oleh anggota Satpol PP Pemkot Bekasi. (MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Tingkat Partisipasi Masyarakat di Pilkades Serentak Majalengka Hingga 80% Lebih
  2. Kiai M.Nasir : “Pejabat Yang Turut Mendolimin Konsumen GGS, Bakal Saya Laporkan Ke Presiden Jokowi”
  3. Peluangnya Besar, Presiden: Perlu Terobosan Kerja Sama Negara Samudra Pasifik
  4. Penyebar Info Hoax Sudah Terdeteksi
  5. Seluruh CPNS Tahun 2017 Wajib Ikuti Diklat Terintegrasi di Jakarta
<