Aktivis HMI Angkat Suara, Soal Kursi Wabup Bekasi

0
129

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Plt Bupati Bekasi Eka Supriadi Atmaja belum lama ini, telah resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk mengemban tugas baru sebagai Bupati Kabupaten Bekasi. Meneruskan kepemimpinan Neneng Hasanah Yasin yang tersandung kasus korupsi perijinan Meikarta.

Lagi-lagi Kabupaten Bekasi menjadi sorotan publik dengan kekosongan kursi Wakil Bupati di pemerintahan daerah hari ini. Membuat pandangan masyarakat menilai negatif soal politik yang ada di Kabupaten Bekasi. Padahal bukan hanya kursi Wabup saja yang masih kosong, tetapi masih ada beberapa kursi lainnya yang belum terisi (kepala dinas,Red).

Ditambahkan dengan kegalauan yang dirasakan oleh pemimpin hari ini, dalam menata Kabupaten Bekasi dan menjalankan visi-misi-nya, serta struktural pemerintah daerah yang belum selesai. Sudah banyak dari berbagai unsur yang mendaftarkan diri untuk menduduki kursi wabup, dari tingkat ASN hingga berbagai koalisi ikut merapat khususnya dari partai Golkar, Hanura dan PPP sisanya diisi oleh masyarakat umum.

Perihal soal ini, HMI Cabang Bekasi angkat bicara mengenai siapa yang pantas menduduki kursi wabup yang belum juga terisi, untuk memperbaiki Kabupaten Bekasi kedepannya,  Bongsu Syahputra selaku Kabid PPD (Partisipasi Pembangunan Daerah) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bekasi menginginkan mantan-mantan aktivis, serta putra daerah untuk bisa mengisi kursi wabup yang masih kosong ini.

“Dikarenakan aktivis sudah pernah merasakan proses saat mengemban amanah organisasinya. Begitupun putra daerah yang mempunyai nilai plus mengetahui kondisi daerah tersebut secara dalam dan berpengalaman tentang tempat kelahirannya,”kata Bungsu Syaputra.

Yang sangat disayangkan bila kursi tersebut didapatkan oleh koalisi partai (Golkar), mengingat kasus korupsi yang di lakukan Neneng Hasanah Yasin dkk, bisa terulang kembali bila kita tidak mengantisipasi hal-hal tidak terpuji yaitu korupsi massal dan berjamaah.

“Semoga solusi dari kami bisa didengar dan di terapkan oleh Bupati Eka Supriadi Atmaja dan tidak memperlambat kinerja-kinerja pemerintah untuk menjalankan programnya,”kata Bungsu Saputra. (MG 06)

Ayo Komentar