Penggunaan Aplikasi Terlarang Oleh Driver Ojol, Melanggar UU IT dan Bisa Dipidana

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Komunitas driver ojek online (Ojol), DriverLegend Indonesia (DL) menyatakan mendukung penuh upaya seluruh perusahaan layanan jasa transportasi berbasis aplikasi. Dalam upaya memberantasan penggunaan aplikasi terlarang (ilegal,Red) kepada para driver ojol, saat driver ojol bekerja atau nge-bid di lapangan.

Bang Maung, atau yang akrab disapa BM-001 sang Panglima Ojol Indonesia, selaku salah satu tokoh sesepuh dari Keluarga DriverLegend dan Ketua Umum dari Komunitas Ojol Gograber Indonesia, menyatakan. Dirinya mendukung upaya positif dari manajemen aplikator dalam melarang penggunaan aplikator terlarang atau aplikator tambahan oleh para driver ojol pada saat mereka menjalankan profesinya sebagai driver ojol atau saat mereka sedang ngebid atau saat mencari penumpang ojol.

Menurut Bang Maung, komunitas DriverLegend mendukung penuh pelarangan penggunaan aplikasi terlarang tersebut. Alasannya,  karena beroperasinya aplikasi terlarang selama ini, sangat merugikan para driver ojol yang bekerja jujur dan apa adanya.

“Maraknya penggunaan aplikator terlarang akhir -akhir ini, jelas sangat merugikan mayoritas driver ojol yang selama ini bekerja jujur atau mengoperasikan aplikasi ojol apa adanya,”kata Bang Maung, Selasa (9/7) siang ini..

Akibat maraknya dugaan penggunaan aplikasi terlarang tersebut, kata Bang Maung dampaknya sangat meresahkan mayoritas mayoritas driver ojol yang bekerja jujur dan menggunakan aplikasi ojol apa adanya. Karena mayoritas order penumpang, ternyata secara diam-diam dan ilegal masuk ke hand phone oknum-oknum driver ojol yang didalam handphone-nya terpasang aplikasi terlarang tersebut.

“Akibatnya pendapatan para driver ojol yang bekerja jujur, pada akhir-akhir ini pendapatannya berkurang secara draktis. Akibat penggunaan aplikasi terlarang oleh para oknum driver ojol yang tidak bertanggung jawab ini,”ungkap Bang Maung.

Sementara itu ditempat terpisah, Mulyono atau yang biasa dipanggil Pak Mul-01, salah satu penasehat Komunitas DriverLegend, merupakan tokoh Driver senior pertama di Gojek Indonesia dan Yugianto Pembina Utama DriverLegend ditempat terpisah menambahkan, bahwa saat ini sudah saatnya.

“Seluruh driver ojol bekerja secara murni, jujur dan profesional sesuai SOP dari perusahaan masing-masing,”pesan Mulyono dan Yugianto.

Bekerjalah dengan baik dan benar, sesuai peraturan perusahaan yang berlaku. Jangan serakah, dan harus ingat pada sesama atau ingat kepada saudara-saudara seperjuangan kita, yang saat ini dengan susah payah berjuang mencari nafkah untuk keluarganya.

“Tanggung jawab moral dan kejujuran kita masing-masing pada Tuhan dan pada diri kita sendiri, dengan tetap mengedepankan semangat solidaritas dan persaudaraan satu aspal” tambah para tokoh DriverLegend ini.

Sebagaimana diketahui bahwa, akhir-akhir ini marak penggunaan MOD (aplikasi terlarang) seperti, lokasi palsu atau hoax, jumper, tuyul dan yang lain atau sejenisnya sangat meresahkan masyarakat. Padahal sesungguhnya hal tersebut ada, karena dibuat oleh para “Hacker-Hacker Jalanan” yang beroperasi secara ilegal alias tanpa ijin resmi dari pemerintah. Dimana selama ini, para hacker itu, selama ini menawarkan jasanya kepada berbagai wadah/kelompok penyedia jasa MOD tanpa memikirkan resiko hukum jika mereka ini diciduk oleh pihak penegak hukum. Karena usaha jasa ilegalnya, selain meresahkan dan merugikan masyarakat. Juga melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta ikut serta menyebarkan hoax atau menyebarkan informasi bohong soal lokasi driver berada pada saat menerima order jasa ojol.

Disamping itu ulah para hacker-hacker jalanan itu, juga merugikan para driver ojol yang bekerja murni atau bekerja apa adanya. Artinya penggunaan aplikasi terlarang selama ini, harus segera ditindak sesuai hukum yang berlaku. Disamping itu, juga sangatlah berbahaya, karena bisa menjadi celah modus kejahatan tertentu. Dan yang pasti, sangat merugikan para customer pengguna aplikasi ojol. (MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. KPK Desak 17 Provinsi Adopsi 3 Program Pemprov Jabar
  2. Benarkah Umat Islam di Pedesaan Jawa Barat ini, Hampir 100% Penduduknya Berpindah dari Islam ke Agama Lain?
  3. Dukung Konektivitas Asian Games 2018, LRT Palembang Siap Uji Coba
  4. Ketua DPR RI : Rakyat Memerlukan Keteladanan Dalam Membina Kerukunan
  5. Jokowi dan Prabowo akan Kembali Bertemu di Bali
<