Jika Anda Ditawari Jadi Menteri

Oleh : Eddy Sinang Trenggono

Seandainya Jokowi resmi bisa melanjutkan masa kepresidenan ke II maka , diperkirakan akan ada reevaluasi penggantian Menteri.
Jika pada masa Orde Baru, diangkat menjadi Menteri adalah keberuntungan . Karena selain tanggung jawab, juga akan disertai dengan segala fasilitas fasilitas dan kekuasaan.

Jika pada masa Jokowi , anda ditawari menjadi Menteri ,menurut saya merupakan ” musibah “. Perlu dipikir ulang berkali kali , konsul dulu ke dokter dan minta advis ke anak istri.

Jika irama kerja anda hanya terbiasa 60-70 km /jam sebaiknya tolak saja. Karena nanti anda harus berlari minimal 150 km/jam .
Jika anda tipe pekerja yg butuh istirahat setiap kerja 5 hari, saran saya tolak saja..karena menjadi menteri sekarang harus bekerja 7 hari seminggu. 24 jam sehari.karena jika ‘pace’ anda lamban , anda hanya akan menjadi beban kabinet.

Jika anak atau istri anda termasuk tipe yg punya tabiat ikut campur urusan pekerjaan anda, atau masih butuh tambahan penghasilan dari fasilitas 2 Pemerintah. Maka urungkan saja Karena sejak anda menjadi menteri , anda harus siap jika gaya hidup, dan aktivitas keluarga anda setiap saat dimonitor oleh KPK dan juga oleh masyarakat. Selama menjadi menteri Jokowi , anda dituntut lebih bersih dari para ulama, pendeta, pastor atau biksu sekalipun.

Jika anda tipe birokrat yg lebih senang bekerja hanya dibelakang meja, maka tolak saja tawaran Pak Jokowi. Daripada anda akan malu melihat pekerjaan pekerjaan bawahan Anda dilapangan malah dikontrol oleh Presiden.

Apabila anda tipe peragu ,kurang berani ambil resiko dan keputusan atau terlalu banyak analisa dan pertimbangan , lebih baik anda tolak tawaran itu. Karena saat ini Jokowi butuh orang orang eksekutor yang berani ambil resiko dan mengambil tanggung jawab. Bukan “Anak mami” yg hanya bisa melaporkan masalah .

Jika anda tipe orang yg baper, maka urungkan niat anda jadi Menteri. Jaman sosmed ini anda harus siap dikritik, dicaci maki oleh masyarakat atau photo wajah anda ditempelkan pada badan atau pantat monyet atau anjing di meme sosmed.
Anda tdk boleh baper, krn Presiden pun sampai sekarang masih mengalaminya.

Apabila anda ,atau keluarga anda sudah terbiasa dengan gaya hidup kelas atas dengan aksesori benda 2 mahal bermerek, maka urungkan rencana anda utk menerima jabatan Menteri. Karena gaya hidup keluarga anda dan tampilan anda nanti seperti bumi dan langit dengan gaya hidup Presiden dan keluarganya.

Apabila saat ini kondisi kesehatan anda kurang baik, punya sakit jantung, darah tinggi ,liver dan potensi diabetes. Maka tolak saja tawaran jadi Menteri. Karena selama masa kerja 5 tahun, anda dituntut kerja ” luarbiasa dan biasa di luar.” Lebih dari karyawan normal. Penuh dengan stress fisik dan mental. Anda harus sama atau lebih bugar dr Jokowi,yg bisa berkunjung ke 3-4 lokasi dalam sehari, kadang berbeda propinsi.

Jika anda dan keluarga anda masih berpandangan sempit dan fanatik dengan suatu identitas tertentu, maka pikir ulang tawaran jadi Menteri. Karena Menteri di kabinet Jokowi haruslah berwawasan Nusantara dan berpedoman pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Karena mempertimbangkan hal hal diatas, maka saya sudah menolak jabatan Menteri, walau belum ditawari Ha ha ha.[]

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Bila Bersikeras Patok Biaya Isi Ulang Elektronik, BI Bakal Digugat
  2. Didemo Warga Jakarta Utara , Djarot Setuju Akses Pantai Ancol Gratis
  3. Rakor Persiapan Ganjil Genap Di Pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur
  4. Musim Hujan, Masyarakat Perlu Waspada Terhadap Bencana dan Penyakit
  5. Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Untuk Kejar Ketertinggalan Dari Negara Lain
<