Seluruh BANSER NU, Siaga 1 Untuk Membantu TNI dan POLRI

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Persiapan Pengurus Pusat Gerakan Pemuda ANSOR, untuk menyiapkan sekitar 4 juta anggota pasukan Barisan Ansor Serba Guna (BANSER) yang selama ini telah memiliki keahlian khusus, untuk membatu TNI dan POLRI dalam menghadapi berbagai hal tanggal 22 Mei 2019 mbesok , ternyata serius dan saat ini mempersiapkan diri alias  bukan gertak sambal.

Hal itu, didapatkan MediaGaruda.Co.Id dari sumber yang layak dipercaya, bahwa pada saat ini di berbagai daerah. Persiapan BANSER sebagai pasukan khusus Nahdlatul Ulama (NU), dibawah Komando Ketua Umum (Ketum) ANSOR Yaqut Cholil Qoumas sedang dipersiapkan.

Sementara itu dibelakang Ketum Ansor, seluruh ulama khos Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama seluruh jajaran siap mem-bac-up Ketum ANSOR dalam menggerakkan Pasukan BANSER menjadi Benteng NKRI. Yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, sesuai sumpah anggota BANSER, pada saat mereka pertama kali dibaiat atau disumpah menjadi anggota BANSER.

Dan mungkin yang selama ini yang belum diketahui oleh kalayak umum, bahwa yang namanya anggota BANSER GP.Ansor itu tidak pernah mengenal pensiun atau usia purna tugas. Selama anggota BANSER itu pernah mengikuti pendidikan BANSER dari tingkat dasar atau Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar), sampai mengikuti Kursus BANSER Lanjutan (Susbalan) BANSER, dan seterusnya. Maka selama itu anggota ini, masih boleh menggunakan seragam BANSER dan siap dipanggil organisasi GP. Ansor untuk menegakkan sumpahnya sebagai anggota BANSER, sebagaimana yang mereka ucapkan, saat awal mereka lulus  Diklatsar BANSER.

Karena itulah, tidak heran jika para pengurus PBNU dan ulama sepuh NU-pun ketika pada usia muda dulu beliau, pernah mengikuti Diklatsar BANSER. Maka sampai usia berapapun, mereka itu boleh memakai baju kebesaran BANSER dan berjuang bersama-sama anggota BANSER yang masih usia muda-muda, dan hanya tentu posisi tempatnya saja yang berbeda.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pihaknya telah memberikan instruksi kepada seluruh kader Ansor dan Bantuan Ansor Serbaguna (Banser) untuk bersiaga membantu aparat keamanan pada 22 Mei mendatang.

“Siaga jika dalam situasi tertentu dibutuhkan tenaganya untuk membantu aparat keamanan,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/5).

Lanjutnya, ia mengatakan instruksi tersebut diberikan usai dirinya tahu tentang rencana sejumlah pihak yang ingin menggelar aksi pada 22 Mei 2019.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya menginstruksikan kadernya untuk siaga di seluruh Indonesia.

“Kami punya hampir 5 juta yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka semua kita siagakan,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta kadernya untuk aktif memberikan penjelasan kepada masyarakat untuk tidak ikut dalam aksi massa tersebut.

“Percayakan saja penghitungannya kepada KPU dan kita terima apapun hasilnya,” tukasnya.

(Red)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. HTI Resmi Di Bubarkan Pemerintah
  2. Indonesia Akan Menjadi Negara Terbesar Keempat Dunia Tahun 2050
  3. Bali Aman, Pemerintah China Siap Cabut Travel Ban
  4. Longsor Susulan Kembali Terjadi di Ponorogo, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran
  5. Ini Beberapa Cara Agar Ginjal Tetap Sehat.
<