Ormas LAMI Ancam Seret Oknum Penyebar Hoax Ke Jalur Hukum

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id  –  Melihat penyebaran berita bohong alias hoax yang diduga disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan saat ini sudah pada tahap membahayakan keutuhan berbangsa dan bernegara. Ormas Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) akhirnya pada hari Jum,’at tanggal 19 April 2019 kemarin, mengeluarkan peringatan keras.

Dengan meminta para pihak dan seluruh warga agar semuanya menjaga kondusifitas dan tidak coba-coba menyebar berita bohong alias hoax pasca Pilpres 2019. Pasalnya, negara kita ini adalah negara hukum, semua perilaku kita, semestinya mematuhi rambu-rambu hukum dan tidak boleh ngawur. Contohnya, saat ini adanya indikasi adanya pihak-pihak yang diduga menyebarkan berita bohong alias hoax tentang hasil Pilpres melalui media soail (Medsos) yang masif dan sudah pada tahap mengkuatirkan dan berpotensi menganggu stabilitas bangsa dan negara Indonesia.

Karena itulah Ketua Umum DPP LAMI, Jonly Nahampun meminta semua penyebaran berita hoax agar segera dihentikan. Bahwa usai Pilpres tanggal 17 April 2019 kemarin, semestinya semua pihak sabar menunggu hasil dari perhitungan Real Count KPU , dengan sabar dan tenang. Tentunya dengan tetap menjaga ketenangan jalannya proses penghitungan suara Pemilu saat ini sedang berlangsung, yang pada hari ini Sabtu 20 April 2019 pagi ini, umumnya pada tahap Rapat Pleno lanjutan PPK tingkat Kecamatan, lanjutan.

“Warga harus tetap kondusif biarkan kita percayakan KPU untuk membuat Real Count penghitungan suara Pilpres dan warga jangan menyebarkan berita bohong,”pesan Jonly saat jumpa pers dengan awak media, di Jalan Thamrin Jakarta, Jumat (19/04) kemarin.

Selanjutnya Ketua Umum LAMI itu, mengaku dirinya turut bersyukur pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 bisa berjalan aman dan lancar. Terlebih partisipasi masyarakat cukup cukup tinggi yakni diatas 80 persen.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bersatu dan berdoa kepada Allah untuk kelancaran penghitungan resmi oleh KPU dan seluruh jajaranya,”ungkap Jonly.

Selama proses tahapan penghitungan suara di semua tingkatan jajaran KPU yang saat ini sedang berlangsung, Ketua Umum LAMI mengajak semua masyarakat bergandengan tangan, menjaga persatuan nasional, mengubur segala dendam dan kebencian mari kembali ke aktivitas masing-masing, seperti biasa.

Jonly juga melihat bahwa dinamika pasca penyelenggaran Pemilu 20-19, pihaknya mendukung sepenuhnya langkah-langkah pengendalian keamanan pasca pemilu oleh TNI dan Polri, serta seluruh jajaran KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

“Kami dari Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) akan turut membantu penegak hukum untuk menciptakan kondusif serta melaporkan ke penegak hukum jika ada orang yang membuat dan menyebar berita bohong atau hoax, yang menyebabkan kegaduan di negara ini,”tandas Jonly.

(MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Kab. Bandung Timur: Solusi atau Bancakan Politik?
  2. Upaya Sistematis dan Terencana Kaum Islam (PKS) Menguasai PTN-PTN di Indonesia 
  3. Jamin Penyampaian Pendapat, Presiden Jokowi Ingatkan Jaga Persatuan dan Kebersamaan
  4. Bachtiar Nasir : Kami Menggagas Pertemuan di Antara GNPF dengan Pak Presiden
  5. Manuver SPN, Bakal Diikuti Mayoritas Massa Buruh Merapat Ke Paslon 01 Jokowi-Amin
<