PDI Perjuangan Tantang Gerindra BPN Adu Data C1, Untuk Buktikan Jokowi-Amin Menang

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id –  Kepala Badan Saksi Kampanye Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Paslon 01 Jokowi-Amin menantang Badan Kampanya Nasional (BKN) Partai Gerindra Paslon 02 Prabowo-Sandi (PADI), untuk adu data dengan wasit independen yang ditunjuk KPU, berdasarkan dok C1 dengan Gerindra/BPN.

Hal itu, perlu disampaikan oleh BSPN PDI P, Paslon Jokowi-Amin, sehubungan dengan klaim sepihak dari Tim Prabowo-Sandi terhadap data perolehan suara Pilpres yang oleh BPN diklaim telah mengumpulkan data berdasarkan dok C1, yang diambil dari 320 ribu TPS atau sekitar 40%, dengan klaim perolehan suara 62%.

Selain itu, BSPN  PDI Perjuangan pada Jum’at tanggal 19 April 2019 Pukul 13.00wib siang ini, juga berencana mengadakan konferensi pers di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro No 58 Jakarta Pusat, kata Arif Wibowo Kepala BSPN PDI Perjuangan sebagaimana undangan yang diterima MediaGaruda.Co.Id, Jum’at (19/4) siang ini.

Agenda konferensi pers itu, adalah bantahan terhadap hasil realcount BPN Prabowo-Sandi yang mengkalim menang 62 persen pada Pilpres tanggal 17 Apeil 2019 kemarin. Dan pernyataan PDIPerjuangan siap adu data dengan wasit independen yang ditunjuk KPU, berdasarkan dok C1 dengan Gerindra/BPN.

Sebagimana diberitakan detiknews.com Capres Prabowo Subianto mengklaim menang 62 persen berdasarkan real count internal. Prabowo pun sujud syukur.

“Saya mau kasih update bahwa berdasarkan real count kita, kita sudah berada di posisi 62%. Ini adalah hasil real count. Dalam posisi lebih dari 300 ribu TPS. Sudah diyakinkan ahli-ahli statistik bahwa ini tidak akan berubah banyak,” ujar Prabowo di depan kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Prabowo dalam jumpa pers didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Eggi Sudjana, Yusuf Martak, serta Rahmawati Soekarnoputri. Sandiaga Uno tak terlihat dalam jumpa pers itu.

Prabowo meminta semua relawan Prabowo-Sandiaga, termasuk parpol koalisi Indonesia Adil-Makmur, yakni PKS, PAN, Demokrat, Berkarya, dan Gerindra, tetap menjaga kotak suara hingga mengawal di kecamatan. Prabowo juga mengingatkan pendukungnya untuk menjaga kedamaian, tidak terpancing provokasi.

Prabowo dalam pidatonya menegaskan tidak akan menggunakan cara-cara di luar hukum. Prabowo mengklaim dirinya akan terpilih sebagai Presiden Indonesia.

“Karena kita sudah menang rakyat bersama kita, kita bagian dari rakyat,” ujar dia.

“Saya akan jadi presiden seluruh rakyat Indonesia. Bagi saudara-saudara yang membela 01, tetap kau akan saya bela, saya akan dan sudah menjadi Presiden Indonesia, Indonesia yang menang, Indonesia yang adil dan makmur. Indonesia yang disegani dunia, Indonesia yang tidak akan ada orang lapar lagi, Indonesia yang rakyatnya bisa senyum,” papar Prabowo.

Menutup pidato, Prabowo mengumandangkan takbir, lalu bersujud syukur.

(Detiknews/MG 06)

 

 

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Zulkifli Hasan : PAN Dukung Penuh Presiden Jokowi
  2. Wakil Bupati Dibui, Ini Keinginan Masyarakat Cirebon Soal Ekonomi
  3. Komisi III Pertanyakan Pemotongan Anggaran 4 Mitra Kerjanya Oleh Kemenkeu
  4. Polda Metro Layangkan Panggilan Kedua untuk Habib Rizieq
  5. PM Netanyahu tentang Kedutaan Besar Amerika Serikat di yerusalem
<