Menaker Hanif Dhakiri Nyalon DPR RI Dapil Dapil Kota Bekasi – Kota Depok

Bekasi, MediaGaruda.Co.Id – Masyarakat Indonesia pastinya sudah mengenal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai politik berideologi Konservatisme yang didirikan oleh Abdurrahman Wahid atau sering disapa Gusdur berdiri pada 23 Juli 1998.

PKB telah melahirkan tokoh-tokoh ternama Indonesia yang juga pernah memegang andil di Pemerintahan, di antaranya Muhaimin Iskandar yang akrab dipanggil Gus Imin atau Cak Imin, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi, dan Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri.

Hanif Dhakiri adalah menteri Ketenagakerjaan pada Kabinet Kerja (2014-2019). karirnya dia selama ini juga tak diragukan lagi. Bahkan sebelum menjadi Menteri, dia pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PKB mewakili Jawa Tengah khususnya wilayah Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang.

Saat itu dia bertugas di  Komisi X DPR RI yang mengurusi masalah Pendidikan, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan.

Pria kelahiran Semarang ini sudah menjadi seorang politisi di PKB sejak 1998. Dialah generasi pertama yang ikut partai besutan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini. Dari sinilah awalnya dirinya berkecimpung di dunia politik.

Pada tahun 2010, ia dipercaya jadi wakil sekjen PKB, dan berlanjut menjadi ketua DPP PKB pada kepimpinan Muhaimin Iskandar. Karier di partai berlanjut naik saat menjadi orang kepercayaan Muhaimin Iskandar, dia diminta menjadi Sekjen PKB 2014-2019.

Dalam waktu yang bersamaan pada Pilpres 2014, dukungan PKB kepada calon Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla berhasil menang. Alhasil, presiden terpilih Jokowi meminta Hanif untuk mengurus persoalan buruh, TKW, dan TKI sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Profil Hanif  Dhakiri

Menteri Tenaga Kerja (MENAKER) Republik Indonesia Muhammad Hanif Dhakiri, saat ini mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI Nomor Urut 1, dari Daerah Pemilihan (DAPIL) Kota Bekasi – Kota Depok melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dimana dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PKB, disamping juga sebagai Pengurus Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Hanif Dhakiri, lahir di Semarang, 6 Juni 1972 sebelum menjabat MENAKER pada Kabinet Kerja (2014-2019). Pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PKB mewakili Jawa Tengah khususnya wilayah Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang . Komisi X DPR RI yang mengurusi masalah Pendidikan, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan. Sebagai politisi muda Muhammad Hanif Dhakiri mengabdi untuk PKB sejak tahun 1998. Hanif juga pernah aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan dipercaya untuk menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional gerakan Pemuda Partai Kebangkitan Bangsa (DKN Garda Bangsa) Periode 2006-2011.

Karir pendidikannya pernah belajar di SMA Al-Muayyad, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al Muayyad Solo. Pendidikan tinggi dia menempuh di IAIN Walisongo Semarang Jawa Tengah Tahun 1996, dan meraih gelar S1. Setelah lulus, Hanif pernah menjalankan studi pendidikan S-2 di Universitas Nasional dan lulus dari S-2 Universitas Nasional Jurusan Ilmu Politik.

Sementara itu, karier profesionalnya dimulai menjadi Direktur Eksekutif ISIS, Jakarta sejak 1995 hingga 1996, lalu menjadi Konsultan Lepas untuk FNS Indonesia pada kurun waktu 1997 hingga 2002. Dan terakhir menjadi Program Officer NDI Indonesia untuk kurun waktu 2003 hingga 2005.

Sedangkan kariri ber-organisasi, Hanif Dhakiri sejak mahasiswa dengan menjadi Ketua Pergerkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Salatiga pada kurun waktu 1991 hingga 1992,Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Tahun 1994-1995, Anggota Pleno, Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Tengah Tahun 1995-1996, Komite Pengarah, Nadwah Dirasah Islam dan Kemasyarakatan(NADIKA, Lembaga Studi Islam dan Masyarakat), Jawa Tengah Tahun 1996,Pendiri dan Anggota Eksekutif Regional, Wahana Lingkungan Hidup(WALHI), Jawa Tengah Tahun 1997, Anggota Pleno Forum Silaturrahmi Ulama Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta (FSU JT-DIY)Tahun 1998, Pendiri Komite Anti Diskriminasi Indonesia (KADI), Jakarta Tahun 1999, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII)Tahun 1997-2000, Pendiri dan Anggota Komite Eksekutif, Monopoli Watch, Jakarta Tahun 2002 dan akhirnya dipercaya menjadi Dewan Pembina Yayasan Inspirasi Desa Nusantara (IdeNU) Tahun 2014-2019.

Partai Kebangkitan Bangsa :

Bergabung ke Partai Kebangkitan Bangsa sejak 1998, sehingga dia dianggap generasi awal partai ini. Pernah dipercaya menjadi Wakil Sekjen DPP PKB untuk kurun waktu 2005 hingga 2010, menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional Gerakan Pemuda PKB sejak 2006 hingga 2010, lalu menjadi Ketua DPP PKB. Pada kurun waktu 2010 hingga 2014. Dia juga pernah menjadi Ketua Umum DKN Garda Bangsa dan terpilih menjadi Sekjen DPP PKB pada tahun 2014 dan menjabat Sekretaris Jenderal DPP PKB sampai saat ini. Pada tahun 2006 hingga 2007, dia juga pernah menjadi Staf Khusus Menakertrans RI.

Selama menjadi anggota DPR periode 2009-2014 dari Dapil Jawa Tengah X, ia bergabung dalam komisi IX, menjadi Sekretaris Fraksi PKB, dan tergabung dalam Badan Anggaran. Pada tahun 2014, dia akhirnya ditunjuk menjadi Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Kerja.

Setelah beberapa hari menjabat Menteri Ketenagakerjaan, dia membuat gebrakan dengan melakukan inspeksi mendadak beberapa tempat, antara lain ke salah satu penampungan TKW di Tebet, Terminal TKI di Cengkareng, dan Perusahaan Pengerah Tenaga Kerja di Bekas

Karya Tulis :

Hanif Dhakiri juga pernah menulis beberapa buku dan artikel, diantaranya: Kontributor Puisi untuk Antologi Puisi, Suara Sebrang Sini (Solo; Forum Solidaritas Tungku Artist)(1993), Penulis 7 Naskah Teater (1992-1996), Anggota Tim Penulis untuk Buku Menggagas Fiqh Perburuhan(Jakarta; Institute for Social Institutions Studies)(1999), Paulo Freire, Islam dan Pembebasan (Jakarta; Djambatan dan Pena) (2000), Bersama Zaini Rahman Menulis Sebuah Buku Post-tradisionalisme Islam; Menyingkap Corak Pemikiran dan Gerakan PMII (Jakarta; Isisindo Mediatama)(2000), Kontributor dalam Buku Islam di Tengah Arus Transisi(Jakarta, Kompas)(2000), Politik Melayani Basis (Jakarta, DPP PKB)(2001),Menjadi Politisi Manajer (Jakarta, DPP PKB) (2001), Editor, PKB: Politik Jalan tengah NU (Jakarta, Pustaka Ciganjur)(2002), Editor, Privatisasi BUMN Versus Neo-Sosialisme Indonesia Jakarta, LP3ES)(2003), Kiai Kampung dan Demokrasi Lokal (2007), Mengapa Memilih PKB? (2008), 41 Warisan Gus Dur (Yogyakarta, LKiS)(2010), Pedoman Berpolitik Warga
NU (Yogyakarta, Pustaka Pesantren)(2013), NU Jimat NKRI, Jimat Islam Indonesia (Yogyakarta, Pustaka Pesantren)(2013)

Keluarga :

Hanif Dhakiri memiliki ayah bernama H Zuhri Maksum, sementara ibunya bernama Hj. Siti Hafsoh. Dia juga mengakui ibunya hanya lulusan SD dan sempat bekerja menjadi TKW. Sementara ayahnya guru Sekolah Dasar. Hanif Dhakiri memiliki istri bernama Marifah Hanif Dhakiri, Anak pertama bernama Nabila Setia Izzati (Perempuan. Lahir di Salatiga, 3 Nopember 1999) Anak kedua bernama Neilan Setia Izzata (Laki-laki. Lahir di Salatiga, 22 April 2004) Anak ketiga bernama Nameera Setia Izzati (Perempuan. Lahir di Depok, 3 Mei 2010). (Adv/MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Gubernur Sulteng Segera Keluarkan Surat Edaran Satgas Saber Pungli
  2. Siapakah Abu Sayyaf dan bagaimana sepak terjangnya?
  3. Obama Makan Gudeg, Kuliner Ini Semakin Mendunia
  4. PNS Yang Bertugas Saat Cuti Bersama Dapat Tambahan Cuti Tahunan
  5. Porpemda 2017 Jabar XIII Resmi Dibuka
<