Cendekia NU Minta Masyarakat Untuk Waras Dan Cerdas Dalam Memilih Presiden Pada Pilpres 2019

TANGERANG, MediaGaruda.Co.Id – Pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 yang akan datang adalah momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. Karena pada pemilu 2019 ini, bangsa Indonesia akan melaksanakan pemilu dalam waktu bersamaan. Yaitu : pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota legislatif (DPR RI dan DPRD) dan pemilihan anggota Dewan perwakilan daerah (DPD RI).

Karena itu pemilu serentak ini adalah momen bersejarah yang harus disukseskan oleh seluruh bangsa Indonesia. Sebab dalam penyelenggaraan Pilpres 2019 ini, masyarakat dituntut untuk berpikir jernih, bersih, rasional, cerdas dan waras dalam menentukan pilihan presiden dan wakil presidennya. Sebab, jika salah pilih, maka masyarakat akan mendapatkan pemimpin yang akan menghapuskan impian Indonesia menuju sejahtera.

Saat ini masyarakat dan rakyat Indonesia sudah pasti telah memiliki dukungan dan pilihannya. Bagi yang berakal sehat dan waras, maka pilihannya pasti kepada nomor Paslon Capres-Cawapres Nomor 01 Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin.

Mengapa rakyat harus memilih Jokowi-Ma’ruf Amin?, karena Jokowi telah membuktikan bekerja untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, dari sabang sampai merauke dan dari talaud sampai pulau rote. Dan pembangunan tersebut, telah dilaksanakan oleh Jokowi tanpa lelah. Meskipun Jokowi difitnah dan dibenci, serta dicaci maki oleh sekelompok orang yang tidak rela Indonesia maju dan sejahtera. Demikian isi paparan dari Dr.H.Muhammad Faisal, MH. M.Pd cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) dalam acara Deklarasi ABABAN (ALIANSI BANTEN BARU) JOKOWI- AMIN, yang diselenggarakan di Tangerang Raya, Senin 4 Maret 2019, siang ini.

Muhammad Faisal melanjutkan bahwa Indonesia butuh pemimpin yang optimis, pemimpin yang jujur, pemimpin yang siap menjaga NKRI dan kebhinnekaan. Serta pemimpin yang taat beragama. Pemimpin yang anti hoax, pemimpin yang tidak menebar kebencian dan fitnah. Serta pemimpin yang selalu dekat dengan rakyat.

“Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin adalah duet kepemimpinan nasional yang ideal dan dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan Indonesia,”lanjut Dosen UIC Jakarta ini yang juga aktif sebagai Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) ini.

Sebab, Kebhinnekaan adalah Kekayaan negeri ini yang harus kita pelihara. Dengan demikian, seluruh rakyat berkewajiban menjaga pluralitas bangsa sekaligus kelestariannya bagi masa depan anak cucu kita. Hentikan hoax, hentikan fitnah, hentikan kebencian yang merusak tatanan kesatuan dan persatuan bangsa kita. Indonesia memiliki Pancasila sebagai ideologi yang final.

Siapapun, atau kelompok manapun yang mencoba mengganti Pancasila dengan ideologi lain, maka pasti akan berhadapan dengan rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, Muhammad Faisal mengharapkan kepada Relawan ABABAN BANTEN untuk Jokowi-Ma’ruf Amin, supaya berjuang dengan maksimal. Agar Banten dapat dimenangkan oleh Jokowi-Amin.

Disamping itu Muhammad Faisal, juga menghimbau agar para elit politik yang sedang berkompetisi untuk senantiasa berkampanye dengan cara yang sehat.

“Adu ide, jual gagasan kemajuan dan kesejahteraan, adu prestasi,”demikian paparan dari intelektual muda NU sambil mengakhiri pembekalannya dengan pekikan: Pancasila Jaya, dan Jokowi Amin menang.

(Red/MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Presiden Jokowi Minta Program Pertanian dan Dana Desa Mampu Sejahterakan Masyarakat
  2. Nyumarno Janji Bantu Pasien Miskin Yang Tertahan di RS Fatmawati Jakarta, Karena Faktor Biaya
  3. Ini Permintaan Aher Disaat Penutupan PON Nanti
  4. Papua Jadi Tuan Rumah PON XX/2020, Pembangunan Venue Masih Nol Persen
  5. Menko Puan Ingin Semangat Kaum Difabel Bisa Jadi Teladan Masyarakat Untuk Meningkatkan Prestasi
<