Putra ABB Jelaskan, Sikap Ayahnya Yang Tidak Setuju Gerakan Terorisme dan Pemboman

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Kegiatan ta’lim bulanan yang diselenggarakan salah satu radio swasta Bekasi dengan thema “Merajut Ukhuwah, Menuju Masyarakat Bersyariah, Menguatkan Indonesia”. Berlangsung di Aula KH. Noer Ali Lt. II Kawasan Islamic Center Kota Bekasi di Jalan Jendral Ahmad Yani No. 22 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi, Selatan Kota Bekasi, Minggu (3/2) pagi kemarin.

Menampilkan narasumber, diantaranya Ustadz Abdul Rohid Ba’asyir yaitu putra ke-3 Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustadz Tiar Anwar Bachtiar.

Ustadz Abdul Rohim Baasir (putra ke-3 Ustadz Abu Bakar Ba’asyir), pada kegiata di majlis ta’lim itu menjelaskan, bahwa kita harus senantiasa mempertahankan dan memperbaiki ahlak iman islam kita. Karena saat ini banyak sekali dan mudah sekali kita dapat di adu domba sesama muslim.

Berkaitan dengan Ustadz Abu Bakar Baasir (ABB) bahwa, sejak awal tidak pernah menyetujui apapun gerakan terorisme, pemboman, pembunuhan aparat. Pembunuhan orang secara sepihak dan sebagainya.

“Tidak pernah beliau menyetujui itu,”kata putra ke-3 Ustadz Abu Bakar Ba’asyir ini

Dia menjelaskan bahwa ayahnya menilai pemboman, pembunuhan aparat, dan pembunuhan sepihak tersebut. Tidak sesuai dengan ajaran Islam, bahkan komentar beliau selalu tegas. Bahwasannya orang-orang itu, seperti itu mereka melakukan cara yang salah. Dan itu, tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Cuma beliau kadang melihat orang ini niatnya mungkin mereka itu ingin berjuang Islam, tapi mereka menempuh jalan yang tidak benar,”kata putra Abu Bakar Ba’asyir.

Sementara itu, Ustadz Dr. Tiar Anwar Bachtiar (Pakar sejarah yang juga peneliti INSISTS), menjelaskan bahwa ke depan, dunia ini akan dipimpin oleh peradaban Islam.

“Kalau kita meyakini bahwa nanti di akhir zaman, yang akan menjadi penguasa dunia. Berarti ini akan menjadi pemimpin peradaban dunia itu, adalah peradaban Islam,”kata Ustadz Dr. Tiar Anwar Bachtiar .

Karena kita melihat ada tanda-tanda bahwa sampai hari ini, belum ada alternatif pemikiran baru bagi peradaban yang sedang berkembang hari ini atau peradaban Barat,” kata Dr. Tiar Anwar Bachtiar.

Tampak hadir pada acara itu Ustadz Muharli Barda dan Ustadz Syamsudin Uba.

(MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Puasa Keagamaan 68 Hari Gadis India 13 tahun Tewas 
  2. Pecahkan Kaca Mobil Gondol Ratusan Juta
  3. Gerombolan Bermotor Beraksi, satu Orang Tewas
  4. Kenapa Presiden Jokowi Menerima para Tokoh GNPF MUI?
  5. Kantor Camat Babelan Diduga Marak Praktek Pungli Pembuatan E-KTP
<