R Abdullah : SP-SB Sepakat Rencana Demo Jum’at 18 Januari 2019 Mbesok Ditunda

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Rencana aksi demo atau unjuk rasa buruh anggota serikat pekerja (SP) dan serikat buruh (SB) se-Kabupaten Bekasi di Pemkab Bekasi. Menuntut segera disahkannya upah minimal sektoral (UMSK) 2019 Kabupaten Bekasi pada Jum’at tanggal 18 Januari 2019 mbesok, pada hari ini resmi dinyatakan ditunda. Demikian disampikan R.Abdullah kepada MediaGaruda.Co.Id di Sekretariat DPC K-SPSI Bekasi di Jalan Ahmad Yani No.1 Bekasi, Kamis (17/1) malam ini.

R.Abdullah menjelaskan bahwa pada Kamis 17 Januari 2018 siang tadi, telah dilakukan pertemuan linta SP-SB dengan Bapak Plt. Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Candra Sukma Kumara, Kadisnaker Kabupaten Bekasi Edy Rochayadi. Ketua Umum PC FSP KEP SPSI Kabupaten-Kota Bekasi R.Abdullah, anggota Depekab Bekasi dan Perwakilan Korlap SP/SB se-Kabupaten Bekasi disalah satu rumah makan diwilayah Lippo, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Bersepakat bahwa rencana demo pada Jum’at tanggal 18 Januari 2019 mbesok, dinyatakan ditunda.

Kesepakatan lainnya dari pertemuan tadi, bahwa UMSK 2019 Kabupaten Bekasi tetap ada. Kesepakatan lainnya, bahwa Depekab Bekasi, bersama unsur SP-SB dan Apindo akan segera melanjutkan perundinganya untuk membahas UMSK 2019 sampai waktu yg ditentukan. Selain itu, Plt Bupati melalui Kadisnaker juga akan terus memantau perkembangan perundingan untuk membahas UMSK 2019, sampai waktu yg ditentukan. Dan jika terjadi kebuntuan dalam perundingan, maka Plt Bupati akan mengeluarkan besaran nilai UMSK 2019, untuk direkomendasikan ke Propinsi Jawa Barat paling lambat tanggal 25 Januari 2019.

Selain itu, R.Abdullah juga menjelaskan bahwa seluruh SP-SB di Kabupaten Bekasi sepakat menciptakan suasana kondusif dan pihak perusahaan juga diminta untuk segera menetapkan besaran UMSK 2019.

Bapak Plt Bupati Bekasi kata R.Abdullah juga menyambut baik pertemuan siang tadi, yang diinisiatif oleh unsur SP-SB. Hal itu kata Plt Bupati, menunjukkan bahwa SP-SB di Kabupaten Bekasi memiliki sikap tanggung jawab dan sikap dewasa untuk menjaga keberlangsungan pembangunan di daerah ini.

Bapak Kapolres Metro Kabupaten Bekasi juga berpesan, agar semua pihak saat memasuki tahun politik pada saat ini, agar bisa menjaga ketentraman di Kabupaten Bekasi. Dan dapat menyelesaikan semua perbedaan yang ada dengan cara, musyawarah dan sedapat mungkin dihindari tindakan-tindakan demo dan sebagainya. Tujuannya untuk menjaga konduktifitas diseluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

“Saya sebagai Ketua DPC K-SPSI Kota dan Kabupaten Bekasi juga menharapkan, agar Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri terbesar di Indonesia dan terbesar se Asia Tenggara (ASEAN) ini. Harus dapat memberikan contoh terbaik, kepada daerah-daerah lain diseluruh Indonesia dalam membangun hubungan industrial (HI) yang harmonis antara buruh, pengusaha dan pemerintah.

“Tujuannya agar semua stokesholder di Kabupaten Bekasi ini, agar taat hukum dan memastikan bahwa di Kabupaten Bekasi ini, baik perusahaan, SP-SB dan Pemerintah, menjaga hubungan kerja sama ketenagakerjaan yang baik dan harmonis, demi menjaga ketenangan hidup dan usaha. Untuk mewujudkan kesejahteraan bersama,”kata R.Abdullah.

(MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Terkait Pembagian Sertifikat, Politikus PDIP Ini Geram ke Amien Rais
  2. Said Aqil Siradj Do’akan Ahok Jarot , Pilkada Damai Sukses Dunia Akhirat
  3. Menteri Yohana Sebut Tanpa Air Perempuan Lebih Menderita Dibanding Pria
  4. PN Jakarta Utara Jadwalkan Persidangan Ahok 13 Desember Mendatang
  5. Presiden Jokowi Berharap Gubernur Selesaikan Pembangunan Pusat Perkampungan Budaya Betawi
<