Walikota : “Kebersamaan Adalah Modal Menangkal Hoax dan Radikalisme”

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Seribu alim ulama dan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid se- Kota Bekasi melakukan deklarasi anti berita hoax (berita bohong) dan menolak radikalisme. Di aula Musdhalifah Gedung Islamic Centre Kota Bekasi, di Jalan Ahmad Yani No.22 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (11/1).

Walikota Bekasi H.Rahmat Effendi mengatakan pada hari ini kita patut bersyukur, karena Kota Bekasi dapat maju seperti saat ini, karena kota ini berpenduduk heterogen. Karena heterogen itulah, sehingga kota kita bisa maju, seperti saat ini.

Walikota juga mengaku diingatan oleh para alim ulama, tentang betapa pentingnya menjaga kebersamaan di Kota Bekasi.

Walikota juga menjelaskan bahwa saat ini Kota Bekasi tidak bangkrut, dan kartu sehat (KS) tahun 2019 ini akan terus melayani seluruh warga Kota Bekasi. Agar pemerintahan daerah ini, dapat berubah menuju yang lebih baik dan mensejahterakan masyarakatnya.

Di Indonesia ini, kata Walikota dari 524 Pemerintahan Kota dan Kabupaten dan Kota. Hanya Kota Bekasi yang berani menerbitkan kartu sehat (KS) untuk seluruh warganya.

Sehingga kalau ada oknum-oknum partai politik, yang menuntut agar dirinya mencabut KS, itu adalah parpol yang takut kalah, saat Pileg 2019 mbesok.

Menurut Walikota, anggaran KS itu duitnya dari Bapak dan Ibu sekalian yang taat membayar pajak, dan restribusi lainnya. Semua itu, kita kumpulkan, uangnya untuk membayar biaya KS warga Kota Bekasi.

Karena itu jika ingin program KS ingin terus berlanjut, salah satu syaratnya wilayah Kota Bekasi harus aman, agar para investor merasa kerasan dan nyaman menanamkan modalnya di Kota Bekasi. Disamping itu, dengan situasi Kota Bekasi yang aman, maka seluruh warganya juga merasa nyaman, untuk terus tinggal dan berdomisili di Kota Bekasi.

“Semua Program Pembangunan di Kota Bekasi tidak akan berhasil, jika seluruh wilayah Kota Bekasi tidak aman, dan tidak kondusif,”pesan Walikota H Rahmat Effendi.

H Rahmat Effendi juga menjelaskan tentang dampak berita hoax atau berita bohong pada saat digelar Pilkada 2018 Kota Bekasi kemarin. Dimana saat Pilkada kemarin juga marak hoax atau berita bohong. Salah satunya, hoax tentang rencana Pemkot Bekasi yang katanya mau membangun 250 gedung Gereja.

Berita hoax atau berita bohong ini, berjalan massif di seluruh Kota Bekasi, sehingga merugikan dirinya sebagai salah satu calon Walikota Bekasi 2018-2023.

Sebagai Kepala Pemerintahan atau Walikota, memang punya tugas melindungi seluruh warga Kota Bekasi. Agar dapat beribadah dengan tenang sesuai agama dan kepercayaan masing-masing sesuai peraturan yang ada.

Tetapi untuk rencana membangun 250 gedung gereja di Kota Bekasi itu adalah berita hoax alias berita bohong, yang ditujukan untuk mengadu domba sesama umat beragama dan memfitnah dirinya, sebagai calon Walikota Bekasi 2018-20123, pada saat itu.

“Tetapi kan setiap manusia ini sudah ditakdirkan Allah SWT, siapa yang terpilih menjadi Walikota Bekasi 2018-2023, dan alhamdulilah saya terpilih, sesuai ijin Allah SWT,”kata Walikota H Rahmat Effendi.

H.Rahmat Effendi juga menyampaikan bahwa Kota Bekasi mendapatkan penghargaan Kota layak HAM, FKUB juga mendapat word layak harmoni sebagai Kota toleran nomor 6 di Indonesia.

“Ini semua adalah buah dari kebersamaan yang kita bangun selama ini,”ungkap Walikota H Rahmat Effendi.

Tahun 1999 saat dirinya pertama menjadi anggota DPRD Kota Bekasi jumlah bangunan masjid di Kota Bekasi ada sekitar 600 Masjid, dan saat ini tahun 2019, meningkat menjadi 1.276 bangunan masjid.

Karena itu, dia memeinta Wakil Walikota Bekasi atau Mas Tri yang hari ini ikut hadir, agar dapat dianggarkan kebutuhan masjid-masjid di seluruh Kota Bekasi tahun 2019 ini sebesar Rp50 Milliar.

Walikota Bekasi juga mengatakan bahwa saat ini, Pemkot Bekasi punya program Koperasi berbasis masjid, untuk membangun umat berbasis ke Masjid. Selain itu juga disiapkan bea siswa untuk para siswa berprestasi untuk kuliah didalam dan luar negeri.

“Karena itu saya megajak seluruh warga Kota Bekasi ayo kita bangun Kota Bekasi, walaupun saya sebagai warga asli Bekasi. Tidak mengklaim bahwa Kota Bekasi ini milik saya, tetapi Kota Bekasi ini adalah milik seluruh warga Kota Bekasi,”Ungkap Walikota H Rahmat Effendi.

Tampak hadir pada pada cara itu, Walikota Bekasi H.Rahmat Effendi, Wakil Walikota Bekasi H.tri Ardiyanto Nugroho, Komandan Kodim 0507 Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Indarto, Ketua FKUB H Abdul Manan, Para Kepala Dinas, Kepala Badan, Para Camat dan Para Lurah, dilingkungan Pemkot Bekasi

(MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Soal PenganiayaanTerhadap Wartawan, Ketua Iwo Bogor : Camat Sukaraja Harus Tanggung Jawab
  2. Nelayan, Pembudidaya dan Petambak Garam Dilindungi Undang -Undang
  3. Presiden Jokowi: Pemerintah Siapkan Kebijakan Ekonomi Pancasila
  4. Mendagri : Perang Melawan Hoax, Fitnah dan Politik Uang
  5. Para Tokoh Bekasi Barat, Puji Pelayanan E-KTP Dan KBS Diwilayahnya Karena Berjalan Capat Dan Prima
<