Kapolres : “Dengan Memerangi Hoax, Berarti Ikut Menjaga Keamanan NKRI Dan Kota Bekasi”

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id –Seribu alim ulama dan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid se- Kota Bekasi melakukan deklarasi anti berita hoax (berita bohong) dan menolak radikalisme. Di aula Musdhalifah Gedung Islamic Centre Kota Bekasi, di Jalan Ahmad Yani No.22 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (11/1).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Indaro dalam sambutannya menyambut baik kegiatan deklarasi anti berita hoax (berita bohong) dan menolak radikalisme ini. Karena kegiatan ini menjadi modal peluru bahwa Pemilu serentak 2019 berjalan lancar.

Maraknya berita hoax saat ini, menurut Kapolres memang sesuai prediksi. Bahwa semakin mendekati Pemilu serentak 2019 berita hoax dan ajakan berbuat negatif semakin kencang dan masif.

Kegiatan deklarasi ini sungguh membuat saya bangga dan semakin menjadi yakin dan percaya bahwa pada Pemilu serentak 2019 mbesok, situasi Kota Bekasi aman dan tertib.

Hoax itu adalah kabar bohong, pasti melanggar hukum dan tidak sesuai ajaran agama. Indikasi teknisnya untuk mengetahui apakan sebuah berita itu benar atau hoax, paling gampang mendeteksinya. Jika ada sebuah berita, jika tersebar, akan menjatuhkan orang lain, atau berita itu diberitakan oleh media elektronik yang tidak jelas atau tidak memiliki badan hokum. Maka patutu diduga berita yang menjatuhkan orang lain tersebut, patut diuga adalah berita hoax atau berita bohong.

Karena itu Kapolres Metro Bekasi Kota berpesan kepada masyarakat, jika menerima berita yang diduga hoax. Perlu melakukan crosh check dengan media yang terkenal, agar berita itu bisa dimintakan pertanggung jawabannya.

Dan masyarakat tak perlu menggubris, terhadap munculnya berita-berita hoax, Sebab jika ikut menyebar berita hoax, maka masyarakat akan ikut bertanggung jawab dan melanggar hukum.

Kapolres Metro Bekasi Kota tadi juga memberikan beberapa berita hoax yang beberapa waktu lalu, beredar di Kota Bekasi. Seperti berita penculikan anak kecil, berita anak kecil yang mengalami sakit stroke mata.

Kapolres juga mengatakan, bahwa deklarasi anti berita hoax (berita bohong) dan menolak radikalisme pagi tadi itu, sudah sangat tepat. Selain itu Kapolres juga meminta agar setelah acara ini, maka harus ada implementasi dilapangannya. Tujuannya untuk menjaga keamanan NKRI dan Kota Bekasi.

Kapolres juga sepakat dengan pendapat para ulama dan pengurus DKM Masjid, bahwa fungsi masjid itu harus menjadi tempat pusat peningkatan akhlaq yang baik dan pemersatu umat.

“Semoga kegiatan hari ini dapat bermanfaat dan mendapat pahala dari Allah SWT,”Ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombespol Indarto.

Tampak hadir pada pada cara itu, Walikota Bekasi H.Rahmat Effendi, Wakil Walikota Bekasi H.tri Ardiyanto Nugroho, Komandan Kodim 0507 Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Indarto, Ketua FKUB H Abdul Manan, Para Kepala Dinas, Kepala Badan, Para Camat dan Para Lurah, dilingkungan Pemkot Bekasi.

(MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Kenangan Mike Tyson Puasa Seks Selama 5 Tahun
  2. PMII Kota Bekasi Tuding UU MD3 Terbaru Lumpuhkan Demokrasi
  3. BPI Gelar Workshop Tentang Pengawasan Anggaran Negara
  4. 10 Orang Terjaring OTT Tim Saber Pungli Polda Sulsel
  5. Layani Masyarakat, BPJS Jabar Kini Dibantu Kader JKN
<