SP.KEP.SPSI Dekkarasikan Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Pekerja

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Diakhir acara pembukaan Rapimnas SP KEP SPSI yang berlangsung selama tiga hari dari sejak Rabu 21 sampai Jum’at 23 Noveber 2018 di Hotel Amaroossa Bekasi. SP KEP SPSI mendeklarasikan, gerakan anti kekerasan terhadap pekerja yang ditanda tangani oleh seluruh peserta Rapimnas yang hadir dan tamu undangan, Rabu (21/11) siang.

Direktur KKHI Ditjen PHI dan Jamsostek Kemenaker Azwansyah saat membacakan sambutan tertulis Menakertrans Hanif Dhakiri juga mengungkapkan tentang data BPS, bahwa angkatan kerja Indonesia saat ini ternyata mayoritas didominasi oleh tenaker ber-ijasah sekolah dasar (SD). Sedangkan jumlah tenaker Indonesia yang memiliki skill tinggi, saat ini hanya berjumlah sekitar 10 persen saja. Dan angka jumlah angkatan kerja skill tinggi ini, ternyata jumlahnya masih dibawah tenaker negara-negara lain. Seperti Malaysia, Singapura dan Brunai Darussalam Salam.

Dalam rangka meningkatkan SDM tenaker Indonesia, agar dapat bersaing dalam era ekonomi global saat ini. Menaker Hanif Dhakiri mengajak SP KEP SPSI untuk terus menjadi mitra pemerintah, dalam meningkatkan SDM tenaker Indonesia. Sehingga tercapai hubungan kerja yang terus harmonis antara pemerintah dengan SP KEP SPSI, seperti yang selama ini terjalin dengan baik.

“Pemerintah juga mengharapkan dari Rapimnas SP KEP SPSI kali ini, agar dapat melahirkan pemikiran-pemikiran yang positif, demi kemajuan bangsa dan ekonomi Indonesia,”kata Hanif Dakhiri.

Sedangkan Ketua DPN APINDO Hariayadi B Sukamdani saat memberikan sambutan mengatakan, bahwa apa yang dihadapi para buruh pada saat ini, juga sama dengan yang dihadapi oleh para pengusaha. Seperti, jumlah investasi yang masuk pada saat ini, ternyata belum mampu menyerap jumlah pengangguran yang ada sebagaimana yang kita hadapi bersama.

Terkait munculnya persoalan perburuhan yang saat ini ada, putra pengusaha nasional Sukamdani Sahid Gitosahardjono ini mengajak para tokoh buruh atau tokoh SPSI, untuk duduk bareng, menyelesaikan perbedaan dan mencari titik temu.

(MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Wacana Guru dan Bidan Bukan Lagi PNS
  2. Tas Neil Armstrong yang Hampir Dijual laku Rp23,9 miliar
  3. Sambut Tahun 2018, PCNU Kota Bekasi Gelar Tablik Akbar
  4. Kementerian ESDM Pastikan Pasokan Listrik, Elpiji, dan BBM Arus Balik Aman
  5. Hanya Separuh Bayi Mendapatkan ASI Eksklusif
<