R.Abdullah Ajak Pengusaha Dan Pemerintah Menjadikan 2019 Sebagai Tahun Saling Memberi

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Rapimnas SP KEP SPSI yang berlangsung selama tiga hari dari Rabu 21 November sampai Jum’at 23 November 2018, di Hotel Amaroossa Bekasi dan dibuka oleh Pejabat Perwakilan Menteri Tenaga Kerja , Rabu (21/11) siang. Mengambil thema “Memantapkan Pelaksanasn Enam Agenda Penguatan SP KEP SPSI, Menjawab Tantangan Industri 4.0” Rakpimnas SP KEP SPSI kali ini diikuti 500 orang peserta pimpinan SP KEP SPSI dari seluruh Indonesia. Seperti dari Medan, Palembang, Kepulauan Riau, Batam, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur. Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku dan Papua (daerah yang memiliki potensi industri di Indonesia).

Ketua Umum SP KEP SPSI, R Abdullah, dalam sambutannya saat pembukaan Rapimnas SP KEP SPSI mengajak para pengusaha dan pemerintah untuk menjadikan tahun 2019 mbesok, bukan hanya sebagai tahun politik. Karena berlangsung pesta demokrasi Pemilu serentak Pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, dan DPRD Provinsi, Kota dan Kabupaten.

“Tetapi kami dari SP KEP SPSI juga mengajak pemerintah dan para pengusara menjadikan tahun 2019 sebagai tahun saling memberi.

“Saling memberi yang kami maksudkan adalah para pengusaha dan pemerintah memberikan kepastian kelangsungan kerja dan ketenangan bekerja kepada para buruh. Serta memberikan peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja bersama keluarganya,”kata R.Abdullah.

Kepada seluruh anggotanya yang tergabung dalam SP KEP SPSI, R.Abdullah juga mengajak untuk juga memberikan komitmen yang terbaik dalam bekerja.

“Seperti, bekerja dengan jujur dan rajin, dalam rangka menghasilkan barang produksi ber-kualitas tinggi, serta jumlah produksi yang maksimal. Demi kelangsungan perusahaan dan demi kesejahteraan para pekerja bersama keluarganya,”kata R.Abdullah.

Dia juga menjabarkan maksud saling memberi ini, tentu harus diawali dengan niat tulus dari hati masing-masing pihak untuk bersedia saling memberi. Para pejabat dan pengusaha misalnya, tentu sejak berangkat dari rumah masing-masing, niatnya harus tulus untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pekerja, sebagai sesama anak bangsa. Bukan hanya sekedar untuk mencari keuntungan semata dari masyarakat pekerja.

Begitu juga dari para pekerja atau buruh, sejak berangkat dari rumah masing-masing, niatnya bekerja, juga harus tulus, untuk memberikan yang terbaik pada saat dia bekerja. Dengan bekerja rajin dan jujur, untuk menghasilkan barang produksi yang kualitas tinggi dan jumlah produksi maksimal. Demi kelangsungan perusahaan dan demi kesejahteraan pekerja bersama keluarganya,”kata R.Abdullah.

(MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. BNN : Jaringan Narkoba Tahu Komunikasinya Sedang Disadap yang Berwajib
  2. Dari 27 Miliar, Belanja Tak Terduga Pemprov Jabar Cuma Terpakai Rp 19 Juta
  3. Drone Antariksa Rahasia Pentagon X-37B Meluncur
  4. Polisi Tangkap Biksu Penebar Kebencian pada Muslim Sri Lanka 
  5. Menuju Bonus Demografi, Kemenko PMK Pastikan Hak-Hak Lansia Terpenuhi
<