Presiden K-SPSI, Ungkapkan Presiden Jokowi Sangat Menghormati Tokoh Buruh Indonesia

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Kedekatan Presiden Konfederasi SPSI, Andi Gani Nenawea (AGN) dengan Presiden Jokowi, ternyata tidak menyurutkan semangatnya, untuk terus berkomitmen memperjuangkan nasib buruh diseluruh Indonesia. Hal itu, diungkapkan Andi Gani Nena Wea (AGN) yang putra mantan Menaker almarhum Yacub Nenawea ini. Pada saat, dia memberikan sambutan pada saat pembukaan Rapimnas SP KEP SPSI di Hotel Amaroossa Bekasi, Rabu (21/11) siang.

Menurut Andi Gani Nena Wea atau AGN panggilan akrab dikalangan aktivis buruh, bahwa posisi AGN yang saat ini menjabat Komisaris salah satu BUMN milik pemerintah, tak akan menyurutkan semangatnya untuk terus membela dan memperjuangkan nasib buruh di seluruh Indonesia. Dan dia mengaku, tak segan-segan untuk memimpin aksi demo para buruh diseluruh Indonesia untuk mendapatkan hak-haknya.

AGN juga berpesan, kepada rekan-rekannya sesama aktivis buruh atau pekerja di seluruh Indonesia, termasuk yang tergabung dalam wadah FSP KEP SPSI. Agar terus meningkatkan skill dan SDM masing-masing, agar tidak kalah dengan SDM tokoh buruh negara-negara lain.

Presiden K-SPSI itu dalam sambutannya juga menyatakan pujiannya terhadap organisasi SP KEP SPSI yang pada saat ini dipimpin oleh R.Abdullah, karena selain paling banyak anggotanya diseluruh Indonesia yang jumlahnya puluhan juta orang di seluruh Indonesia. Ternyata SP KEP SPSI adalah organisasi serikat pekerja (SP) yang paling disiplin dan baik dalam mengelola organisasi serta keuangan milik organisasi. Hal itu, berdasarkan pengalaman dirinya saat meminjamkan dana kepada SP KEP SPSI untuk membeli kantor berupa ruko diperkantoran Cempaka Mas, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Ternyata sebelum tiga tahun, dana pinjaman tersebut, sudah dilunasi, sebagaimana janji pada awal saat meminjam dana,”kata AGN.

Disamping itu dia juga menyampaikan permintaan maaf, karena tidak bisa berlama-lama hadir, pada acara pembukaan Rapimnas SP KEP SPSI kali ini. Karena dirinya, harus segera terbang ke Bali untuk mempersiapkan acara pertemuan perburuan tingkat internasiona, yang diikuti negara-negara lain.

AGN juga berpesan agar buruh Indonesia, pada saat ini tidak hanya jadi jago kandang atau jago di negerinya sendiri, tetapi juga harus juga go internasional.

AGN juga, mengungkapan posisinya yang saat ini sebagai, orangnya pemerintahan dan menjabat sebagai Komisaris salah satu BUMN Indonesia.

“Kalau saya disuruh pilih, sebagai Komisaris BUMN atau Presiden K-SPSI, maka saya akan pilih sebagai Presiden K-SPSI. Tetapi ingat, turunnya saya sebagai Presiden Komisaris BUMN, tidak boleh alasannya karena saya memperjuangkan nasib buruh Indonesia. Tetapi alasannya harus, karena saya tidak mampu menjadi Komisaris BUMN,”kata Andi Gani Nena Wea.

AGN juga mengungkapkan bagaimana selama ini Presiden Jokowi, sangat menghormati para tokoh SPSI atau tokoh buruh di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya adalah ayahandanya Yacub Nena Wea, yang pernah menjabat Ketua Umum DPP SPSI dan Menaker RI. Salah satunya belum lama ini,kata AGN, bahwa Presiden Jokowi dengan mendorong, berdirinya lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Yacub Nena Wea fundation.

(MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Massa Demo Bergerak Long March Menuju Balai Kota
  2. Presiden Jokowi Hadiri Rangkaian Acara Pembukaan KTT G20
  3. P2TP2A dukung RSUD Al-Ihsan Jadi Rujukan Korban Kekerasan
  4. Gila ! …  Masyarakat  Harus Tahu, Begini Kegiatan KNPI Cileunyi
  5. Ini Pelanggaran yang Dilakukan PT IBU
<