Puncak HSN Kabupaten Bekasi Berlangsung Meriah

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Ribuan umat muslim menghadiri acara doa istighosah yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi, sebagai puncak peringatan hari santri nasional (HSN) Kabupaten Bekasi. Kegiatan HSN tadi, berlangsung di GOR OSO Perumahan Grand Wisata, Jalan Sunset Avinew, di Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (4/11) pagi.

Kegiatan istiqhosah itu berthemakan “Bersama Santri Lahirlah Pemimpin Yang Bisa Ditauladani,”. TDihadiri selain pengurus PCNU dan Pejabat Kabupaten Bekasi, seperti rois syuriah KH Mochamad Rahi, Ketua Tanfidziyah KH.Bagus Lukito, dan ulama Bekasi lainnya.Seperti KH Ato Romli, KH Yasin LC, KH Sulaeman,serta Kapolres Metro Kabupaten Bekasi, Kombespol Candra Sukma Kumara, Danramil Tambun Kapten Inf Sutikno, dan Kapolsek Tambun Kompol Rahmat Sujatmiko.

Kegiatan puncak peringatan HSN tadi, dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyanyikan lagu Mars Nadlatul Ulama “Hubbul Wathon”.

Ketua Tanfidz PCNU KH.Bagus Lukito dalam sambutannya, menjelaskan bahwa acara istiqosah itu dilaksanakan sebagai puncak peringatan hari santri nasional (HSN) 2018 tingkat Kabupaten Bekasi. Berbicara soal aset Islam di Indonesia ini sangat banyak. Seperti masjid yang menurut pengurus DMI Pusat, secara nasional sekitar 800.000 buah masjid, tetapi menurut saya, jumlahnya lebih banyak lagi. Termasuk juga pondok pesantren, makam-makam walillalloh juga sangat banyak di Indonesia.

Sehingga mencintai aset-aset Islam yang ada di Indonesia, sesungguhnya hampir sama dengan mencintai Islam itu sendiri. Termasuk mencintai Islam itu juga tidak harus bendera negaranya berlafal kalimat ayat Al-Qur’an, tetapi mencintai Indonesia, sebagai negara NKRI yang berdasarkan Pancasila.

“Yang berbenderanya merah putih, itu juga bagian dari cara umat Islam di seluruh Indonesia, mencintai agama Islam dan negaranya,”ungkap Kiai Bagus Lukito.

Kiai Bagus Lukito, juga berpesan, bahwa Kabupaten Bekasi sebagai wilayah penyangga ibukota negara Indonesia, memiliki posisi yang penting dan strategis. Karena itu, perlu peran serta seluruh warga NU Kabupaten Bekasi, agar wilayah ini selalu menjadi wilayah yang penduduknya rukun, aman dan nyaman bagi seluruh warga yang tinggal di daerah ini.

Sedangkan, pejabat BAKORWIL II Jawa Barat, Mochamad Toha yang tadi hadir, mewakili Gubernur Jawa Barat Ridwan Kaml, dalam sambutannya membacakan visi pembangunan Jawa Barat 2018-2023.

Ceramah Kebangsaan Ketua Umum PBNU Profesor KH.Said Aqil Sirod,MA dalam menjelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan Nabi Muhamad SAW, agar membentuk umat Islam diatas dunia ini, menjadi umat yang berakhaq mulia, berkualitas SDM-nya, dan hebat serta mampu berkarya disegala bidang, termasuk pada bidang teknologi. Agar karyanya itu berguna atau bermanfaat bagi seluruh umat manusia yang hidup diatas dunia ini, yang disebut Iswatun Wasatoh.

Sedangkan isi ajaran Islam, jika dijabarkan ada tiga, yaitu aqidah, syariah dan ajaran memperbaiki akhlak umat manusia yang hidup diatas bumi ini. Juga dijelaskan bahwa, KH Hasyim Asy’ari tahun 1926 lalu, mendirikan organisasi Islam Nahdlatul Ulama ini, juga adalah bagian dari dakwah untuk memperbaiki akhlak umat Islam dan umat manusia. Agar seluruh umat Islam diseluruh Indonesia itu selalu menjaga kerukunan, yang dijabarkan dalam tiga ukhuwah. Yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan dalam ikatan kebangsaan) dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia). (MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Pemkot Bekasi Gelar Panggung Aspirasi Dukung Perjuangan Buruh
  2. Aung San Suu Kyi Tunda Kunjungannya ke Indonesia
  3. Sah, PKPI Resmi Jadi Peserta Pemilu 2019
  4. Kecelakaan Bus di Probolinggo, 10 Orang Tewas
  5. Dua Ledakan Guncang Stasiun Metro St. Petersburg Rusia
<