Gaji Pokok Dipotong, Buruh Bridgestone, Ancam Geruduk Kedutaan Jepang

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Ketenangan kerja ribuan buruh anggota PUK.SP.KEP.SPSI PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) Bekasi sejak tanggal 24 Oktober 2018 lalu mulai terusik, akibat tindakan sepihak perusahaan yang memotong ugaji pokok buruh, dengan alasan melaksanakan hasil putusan PK Mahkamah Agung RI. Dan jika dibuat rata-rata nominal potongan gaji pokok buruh itu, berkisar Rp400.000,- sampai Rp450.000,-

Kebijakan sepihak managemen PT.Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) Bekasi, secara tiba-tiba dan sepihak itu, akhirnya menyulut aksi mogok kerja spontan buruh dari sejak Kamis, 25 Oktober 2018 sampai Minggu, 29 Oktober 2018 kemarin. Perjuangan para buruh SPSI itu dilanjutkan, dengan melakukan aksi unjuk rasa damai menyampaikan pendapat dimuka umum, sesuai UU Nomor 9 tahun 2008 yang diikuti ribuan buruh PT.Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) Bekasi dan massa solidaritas buruh SP KEP SPSI Kota dan Kabupaten Bekasi.Sejak hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 kemarin, sampai Selasa 30 Oktober 2018, pukul 17.36wib petang ini.

Tuntutan para buruh sesuai press release unjuk rasa tanggal 29 Oktober 2018 ternyata ada tiga point, yaitu Pertama, tegakkan prinsip-prinsip keadilan dalam hubungan industrial. Kedua, kembalikan pemotongan gaji sepihak dan tanpa prosedur dan yang Ketiga, pecat Pak Prie Haryono dari PT. Bridgestone Tire Indonesia.

Dalam orasinya para buruh SP.KEP.SPSI hari ini, menyatakan bahwa sejak perusahaan ini berdiri sejak tahun 1979 di Bekasi, sampai tahun 2015 bahwa hubungan industrial (HI) berdasarkan Pancasila diperusahaan ini berjalan baik dan harmonis. Dimana pihak perusahaan selalu, menghargai keberadaan organisasi Pengurus Unit Kerja, Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesi (PUK.SP.KEP.SPSI). Termasuk menghargai isi peraturan kerja bersama (PKB) yang ditanda tangani oleh Pimpinan Management dan Pimpinan PUK.SP.KEP.SPSI PT.Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) Bekasi.

Ketenangan kerja buruh mulai terusik, sejak tanggal 24 Oktober 2018 lalu, karena perusahaan secara sepihak sepihak dan tanpa pemberitahuan sama sekali, dan langsung memotong gaji pokok buruh dengan alasan, melaksanakan hasil keputusan PK Mahkamah Agung (MA) RI. Padahal menurut para buruh, sampai saat ini, pihak PUK.SP.KEP.SPSI PT. Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) Bekasi belum menerima putusan tertulis dari MA RI itu. Selain itu, kata para buruh, bahwa terindikasi kuat bahwa potongan gaji pokok itu, nominalnya melebihi putusan PK, MA, RI.

Akibat dari tindakan sepihak pihak management itu, pada Kamis, Jum’at, Sabtu, Minggu tanggal 25, 26,27 dan 28 Oktober 2018 kemarin para buruh Bridgestone Indonesia Bekasi melakukan aksi mogok kerja secara spontan. Dan sejak Senin 29 Oktober 2018 kemarin sampai hari Selasa 30 Oktober 2018 memasuki demo hari kedua, dan selesai sekitar pukul 17.36wib petang ini. Demontrasi itu, direncanakan berlangsung sampai hari Jum’at 2 November 2018 mendatang.

“Jika sampai hari Jum’at tanggal 2 November 2018 lusa, pihak perusahaan tetap tidak mau berunding, maka dapat dipastikan pada hari Senin tanggal 5 November 2018 mendatang, seluruh buruh PT. Bridgestone Tire Indonesia akan berdemo di depan Kedutaan Jepang di Jakarta,”teriak salah satu buruh dalam orasinya.

Sekitar pukul 13.00wib siang tadi kabarnya pihak Pimpinan Management PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) Bekasi bertemu para buruh dikantin perusahaan itu, dan menjelaskan bahwa pemotongan gaji pokok itu, adalah keputusan perusahaan.(MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Karena Lebih Murah Pemerintah Dorong Sambungan Gas Ke Rumah Tangga
  2. Di Persidangan Jaksa Merasa Terhina Oleh Sikap Buni Yani
  3. Panglima TNI : “HTI Mengusung Ideologi Khilafah”
  4. Optimalisasi GN AKSA Untuk Cegah Dan Turunkan Angka Kekerasan Seksual Terhadap Anak
  5. Prosesi Tiga Hari, Abu Jenazah Fidel Castro diantar ke Makam Che Guevara
<