Keakraban Para Tokoh Buruh Dengan Wakil Walikota Bekasi

0
292

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Pertemuan antara Wakil Walikota Bekasi Tri Ardiyanto Nugroho dengan puluhan pengurus Aliansi Buruh Kota Bekasi dari berbagai Serikat Pekerja (SP) dan Serikat Buruh (SB) Kota Bekasi, berlangsung di Aula K-SPSI di jalan Ahmad Yani No.1 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (17/10) sore.

Tampak hadir dari Konferasi SPSI Bekasi diantaranya Fajar Winarno (Sekretaris DPC K-SPSI), Suleman (Ketua PC Tekstil Sandang Kulit SPSI), Heri Sopyan (Ketua PC Penerbitan Percetakan Media Informatika SPSI), Hermansyah (PC Kimia Energi Pertambangan SPSI), Warnadi (PC Logam Elektrik Mesin SPSI), Arpanidi (PC Rokok Tembakau Makanan dan Minuman SPSI), Masrul (PC Kayu dan Kehutanan SPSI).

Dari aliansi SP lain, yakni Masrul Zambak (Federasi SP Metal Indonesia), Ansori (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia) dan Seipudin (Federasi Serikat Buruh Indonesia).

Fajar Winarno saat itu membacakan agenda tuntutan atau Pokok Pokok Pikiran Aliansi Buruh Kota Bekasi Terhadap Pergub 54, :

  1. Proses pembuatan Pergub 54 tidak mengakomodir sama sekali keinginan masyarakat pekerja.

  2. Pengesahan Pergub oleh Pejabat Gubernur Jawa Barat 1 hari sebelum dilantiknya Gubernur Jawa Barat yang baru jelas mengindikasikan adanya tekanan dan pesanan dari pengusaha atau pihak pihak yang diuntungkan dengan Pergub tersebut.

  3. Pergub 54 tidak memberikan solusi terhadap masalah yang ditimbulkan oleh PP 78 justru akan semakin mempersulit proses perundingan UMK/UMSK, karena dalam Pergub tersebut mewajibkan UMSK dirundingkan oleh Assosiasi sektor dengan Serikat Pekerja Sektoral, sedangkan di Kota Bekasi belum ada Asosiasi Sektor.

  4. Meminta kepada Walikota Bekasi agar menunjuk dan menetapkan Dewan Pengupagan Kota Bekasi untuk merumuskan dan menetapkan upah Sektoral (UMSK) Kota Bekasi.

  5. Meminta kepada Walikota Bekasi untuk mendesak Gubernur Jawa Barat agar membatalkan Pergub 54.

  6. Apabila ada hal hal tersebut tidak dilakukan maka dikuatirkan akan terjadi kegaduhan di Kota Bekasi.

“Enam point pokok pokok pikiran tersebut, pada saat ini menjadi kegalauan bagi seluruh tokoh buruh Kota Bekasi, karena pada tanggal 21.11.2018 mbesok UMK Kota Bekasi harus sudah ditanda tangani Gubernur Jawa Barat,”kata Fajar Winarno.

Wakil Walikota Bekasi Tri Ardiyanto Nugroho melakukan mempersilahkan SP/SB Kota Bekasi agar melakukan mepping terkait isi PP 54/2018 itu. Apa saja isi Pergub yang dianggap merugikan buruh.

“Kalau Pergub ini merugikan, maka solusi dari kawan-kawan SP/SB apa usul atau solusinya,? Kata Wakil Walikota Bekasi.

Soal bahwa pengusaha Kota Bekasi harus membuat, assosiasi pengusaha sektor usaha, atau dan menunjuk Dewan Pengupahan sbg pihak yang mewakili dalam menentukan UMSK.

“Intinya Pemerintah pasti melindungi warganya agar dapat mencapai kehidupan yang sejahtera,”kata Tri Ardiyanto Nugroho. (MG 06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here