Kenaikan BBM Non Subsidi Ditolak Mahasiswa Bekasi

BEKASI, MediaGaruda.Co.Id – Kenaikan BBM non subsidi seperti Pertamax, ditolak oleh para mahasiswa Bekasi., dengan menggelar aksi demo didepan Bekasi, Senin (15/10) sore tadi.

Puluhan mahasiswa yang menamakan diri aliansi mahasiswa kampus se-Bekasi itu, melalui Korlapnya Ardi dalam orasinya menyampaikan empat point tuntutan :

  1. Menuntut segera di turunkan nya harga BBM di saat harga minyak dunia menurun.

  2. Menuntut kepada anggota dewan perwakilan rakyat daerah Bekasi untuk segera mempublikasikan Kenaikan Harga BBM.

  3. Menuntut Anggota Dewan Perwakilan rakyat daerah Kota Bekasi untuk memberikan pernyataan terhadap pemerintah untuk segera memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

  4. Tolak tindakan refresif aparat terhadap Rakyat dan Mahasiswa.

Para mahasiswa pada aksi demo tadi sore, melalui perwakilannya dipersilahkan masuk ke dalam gedung DPRD Kota Bekasi oleh pihak keamanan. Karena mereka kurang percaya, bahwa sore tadi itu, tak ada satupun wakil rakyat yang masuk kantor didalam gedung DPRD Kota Bekasi. Akhirnya perwakilan mahasiswa, masuk dan memeriksa  ruangan Komisi I, Komisi II, Komisi III dan Komisi IV DPRD Kota Bekasi.  Oleh pegawai DPRD, para mahasiswa mendapatkan penjelasan, bahwa hari ini para wakil rakyat DPRD Kota Bekasi sedang melakukan rapat badan anggaran (BANGGAR) dan badan musyawarah (BAMUS) diluar gedung dewan.

Entah kenapa, seusai perwakilan mahasiswa keluar dari gedung DPRD, tensi demo para mahasiswa bukannya menurun, tetapi malah justru mulai memanas. Pemicunya, karena para mahasiswa ingin membacakan tuntutannya, di bundaran halaman gedung DPRD Kota Bekasi. Tak ayal pagar pintu masuk gedung DPRD Kota Bekasi-pun mulai didorong-dorong massa mahasiswa. Sehingga pagar DPRD hampir roboh dan akhirnya adu dorong, antara massa pendemo dengan petugas Satpol PP Pemkot Bekasi-pun tak terelakkan.

Situasi panas itu, akhirnya mulai meredah karena para mahasiswa bersedia membacakan tuntutannya didepan pintu masuk gedung DPRD Kota Bekasi. Dengan sebelumnya, para mahasiswa membentuk bundaran, sambil bergandengan tangan, yang ditengah-tengah oleh pendemo kembali dibakar ban bekas.

Setelah membacakan tuntutannya, dilanjutkan penanda tangani kertas tuntutan mahasiswa itu, oleh perwakilan pendemo. Surat tuntutan itu, akhirnya diserahkan kepada salah satu pejabat Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bekasi, agar dapat diteruskan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Bekasi.

Pukul 17.50wib aksi demo para mahasiswa selesai, mahasiswa membubarkan diri dan berjanji akan kembali untuk mengambil rekomendasi tuntutan tadi, setelah ditanda tangani Pimpinan DPRD Kota Bekasi. (MG 06).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Jatar, Teras Pintar Akar Zaman
  2. Kepolisian Inggris Tangkap Tersangka Ketiga Teror Bom London
  3. Saber Pungli Akan Menyusup ke Setiap Birokrasi
  4. Narkoba dan Perilaku Kekerasan Merusak Generasi Muda
  5. Diduga Korupsi Dana Desa KPK Tahan Lima Tersangka Di Pamekasan
<