Bersama Menteri PUPR, Seskab Resmikan Rusunawa Ponpes Al Falah di Madiun

MADIUN, MediaGaruda.co.Id – Usai meresmikan Jembatan Wijaya Kusuma, yang berlokasi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Madiun, untuk meresmikan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pondok Pesantren Al Falah, Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Hikam, Desa Geger, Kec. Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (29/5) siang.

Rusunawa megah bernuansa putih hijau itu, memiliki 3 lantai, 12 bangsal, dan dapat menampung 216 penghuni.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengatakan, bahwa pembangunan rusunawa di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, YPI Al Hikam itu, merupakan kebijakan langsung Presiden Joko Widodo.

“Jawa Timur ini ada 45 tower atau Rusun khusus untuk Ponpes yang kita kerjakan pada tahun ini karena memang keyakinan Presiden bahwa pondok pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter bangsa,” kata Menteri PUPR.

Menurut Menteri PUPR, dirinya sudah melaporkan kepada Presiden Jokowi terkait peresmian Rusunawa itu, dan Presiden berpesan agar rusun ini bisa dipelihara dengan baik dimanfaatkan dengan baik, dan juga Barokah untuk para santri dan santriwati yang sedang mengayuh ilmu di pondok pesantren ini.

“Sekali lagi salam dari Bapak Presiden dan pesannya tadi mudah-mudahan bahwa rusun ini bisa dipelihara dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ucap Menteri Basuki.

Dalam kesempatan itu juga hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Bupati Madiun Mukhtarom, dan Pimpinan Ponpes Al Hikam KH. Ibnu Abbas Tohir. (RAH/OJI/ES)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Arus Mudik Majalengka Masih Stabil dan Lancar
  2. Setelah Jadi Tersangka, Ahok Dicegah Ke Luar Negeri
  3. Indonesia – Perancis Perkuat Kemitraan Strategis di bidang Ekonomi Kreatif, Maritim dan Perdamaian Dunia
  4. Ini Hak Keuangan dan Fasilitas Anggota Komisi Yudisial
  5. Keberadaan Mobil Listrik Diyakini Akan Dorong Perkembangan EBT
<