Tekan Stunting, Pemerintah Kampanyekan “Isi Piringku” di 100 Kabupaten

Jakarta, MediaGaruda.Co.Id – Jumlah bayi stunting atau gagal tumbuh di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai kurang lebih 37,2 persen atau sekitar 8 sampai 9 juta anak.

Artinya, misalnya ada 10 anak, kira-kira 4 anak Indonesia itu stunting, dengan persentase terbesar agak ke wilayah Timur Indonesia.

“Kalau data dari kami yang kurang baik, maaf, NTT, Sulawesi Barat itu tinggi. Jadi memang betul yang bagus di Jakarta, Bali. Jawa juga tinggi, terutama Jawa Barat tinggi juga karena memang penduduknya padat,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek kepada wartawan usai Rapat Terbatas membahas masalah stunting, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4) sore.

Oleh karena itu, Menkes menegaskan, stunting itu perlu menjadi perhatian karena anak yang stunting nantinya akan melahirkan anak yang stunting lagi sehingga akan menjadi satu lingkaran. Karena itu, Menkes menegaskan kalau intervensinya hanya dari kesehatan, pemberian makanan atau sebagainya ini tidak bisa.

“Perlu namanya intervensinya adalah gizi spesifik, seperti pemberian makanan, zat besi, pemberian Taburia dan sebagainya di sini, juga akses air bersih, sanitasi, dan transportasi dan sebagainya. Jadi ada yang namanya intervensi sensitif, yang perlu dilakukan kerjasama antar kementerian,” ungkap Menkes.

Kampanye ‘Isi Piringku’

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menambahkan, pemerintah sudah mempunyai peta kementerian/lembaga mana saja yang kemudian harus bertanggung jawab untuk bisa melakukan intervensi-intervensi penanganan stunting ke depan.

“Yang diperlukan itu tentu saja, pertama itu adalah bagaimana kita melengkapi atau membuat sanitasi, kemudian MCK, gerakan masyarakat hidup sehat,” kata Puan.

Ia mengemukakan, dalam waktu dekat pemerintah akan mengkampanyekan ‘isi piringku’. “Isi Piringku itu kalau zaman dulu itu 4 sehat 5 sempurna, namun sekarang mengikuti perubahan zaman kita akan sampaikan itu Isi Piringku di mana dalam Isi Piringku itu ada lengkap dengan produk pangan lokal dari 34 provinsi yang disesuaikan dengan kondisi provinsi masing-masing,” ungkap Puan.

Selain itu, juga akan dikampanyekan bagaimana berolahraga, perilaku hidup sehat, cuci tangan dengan sabun, dan lain-lain.

“Jadi juga sudah akan diintegrasikan bahwa tahun ini intervensi stunting itu memang akan kita lakukan di seluruh Indonesia. Namun kita akan fokus kepada 100 kabupaten dengan 1000 desa. Tahun depan kita akan tambah lagi menjadi 160 Kabupaten menjadi 1600 desa,” terang Menko PMK. (*)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Artikel Lainnya :

  1. Lion Air Group Siap Beroperasi di Bandara Internasional Jawa Barat
  2. Massa HTI dan Banser Ansor Bentrok di Makassar
  3. Bertemu Fadli Zon, HTI Minta Perlindungan dari Pimpinan DPR
  4. Akses Non Tol Menuju Bandara Kertajati Selesai Mei 2018
  5. Pegawai Jembatan Timbang Maros Terancam Dipecat, Tertangkap OTT Pungli
<