Pj.Walikota Bekasi Singgung Soal Kondisi Kali Asem

JAKARTA, MediaGaruda.co.id – Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dalam tahapan pembangunan dan permasalahannya tak lepas dari daerah mitra, yaitu daerah Bogor, Depok, Tangeran, Bekasi dan Cianjur. Untuk itu diperlukan koordinasi dan sinkronisasi dalam rencana pembangunan di daerah itu.

“Sebagai penyelesaiannya diperlukan satu visi dan misi, dalam rencana dan realisasi pembangunan,”Ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi daerah mitra Jabodetabekjur, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, (3/4).

Rapat Koordinasi itu sendiri dihadiri, Walikota Tangsel, Walikota Depok, Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, Sekda Provinsi Jabar, Sekda Provinsi Banten, Pj.Walikota Bekasi, Bupati Bogor, Plt Kota Bogor, Wakil Walikota Tanggerang, Wakil Bupati Kabupaten Tanggerang.

Pj.Wali Kota Bekasi R.Ruddy Gandakusuma dalam rakor gabungan tadi, juga didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Satuan Pol PP, Kepala Bagian KSI dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Pada rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu, Pj. Wali Kota Bekasi memaparkan tentang posisi geografis Kota Bekasi dan proyek-proyek strategis yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Hingga proyeksi pembangunan yang sedang dilaksanakan untuk kepentingan bersama antara Pemerintah DKI dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Pada kesempatan rapat tadi, saya menginformasikan tentang pencemaran Kali Ciasem yang berada di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi yang saat ini kondisinya, sudah sangat menghawatirkan dan harus mendapatkan apresiasi yang serius dari pihak DKI Jakarta,”ucap Ruddy.

Dia juga menjelaskan dari lima permasalahan mendasar pada kota mitra DKI, bahwa Kota Bekasi memiliki empat permasalahan yaitu penyediaan air bersih, persampahan, kemacetan dan banjir.

Untuk mengurai kemacetan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Bekasi telah menerapkan sistim ganjil-genap pada pintu masuk tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur dan mulai pada tahap penindakan.

Dan untuk mengantisipasinya pemerintah juga telah menyiapkan sistim park and ride yang nantinya masyarakat memakirkan kendaraannya dan langsung menaiki kendaraan Transjakarta.

Gubernur DKI Jakarta dalam tanggapannya mengungkapkan bahwa permasalahan untuk Kota Bekasi akan dibicarakan kembali secara khusus antara pemerintah Kota Bekasi dengan Pemerintah DKI.

“Pada kesempatan rapat tadi, saya juga mengharapkan
Intensitas kerjasama ditingkatkan jangan hanya lips service tanpa ada tindak lanjut setelahnya,”harap Ruddy.

Pada kesempatan ini, dirinya akan memastikan agenda yang akan di rapatkan BKSP yang rencananya waktunya dua minggu kedepan, dan harus dikoordinasikan, dan diseriuskan.

Sehingga menghasilkan masterplan bersama sehingga kebijakan pemerintah daerah selaras dengan arah pembangunan yang telah direncanakan.

“Kedepannya saya juga berharap koordinasi, selanjutnya kepala daerah berkenan hadir sehingga arah kebijakan sesuai dengan masterplan yang telah disepakati,” harap Ruddy. (Humas/MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Letkol Iskandarmanto Pimpin Apel Personel TMMD ke-103
  2. Libur Lebaran, Lalin Menuju Lembang Macet
  3. Kekurangan Guru PNS, Wawali Sukabumi Minta Pusat Cabut Moratorium Guru dan Tenaga Medis
  4. Ini Pesan Obama dalam Pidatonya di Kongres Ke-4 Diaspora Indonesia
  5. Nelayan Hilang di Perairan Pulau Condong ditemukan Tewas
<