‘Bebas Hoax’, Seminar Kebangsaan Pilkada Jabar 2018

0
724

BANDUNG, MediaGaruda.Co.Id – Dalam rangka mensukseskan Pemilu Kepala Daerah Jabar 2018, telah berlangsung acara Seminar Kebangsaan Pilkada Jawa Barat 2018 bertemakan ‘Bebas Hoax’ Cerdas Berinformasi untuk Pilkada Damai, bertempat di Grand Pasundan  Convention Hall  jalan Peta no. 241 Kota Bandung, Selasa (03/04/18).

Kegiatan Seminar tersebut dihadiri Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, Wakasatgas Nysantara Mabes Polri Brigjen Pol. Drs. DR. H.M Fadil Imran, M.SI, Gubernur Jabar yang di wakili Kadis Kominfo Jabar Hening Widiatmoko, Komisioner KPU Jabar Ferdinan, ST , Ketua Bawaslu Jabar Drs. Harminus Koto, Ketua Aliansi Jurnalis Independen Ary Shyaril Ramadhan, Wadir Intelkam Polda Jabar  AKBP Sukendar, S. Ik, Paslon Cagub dan Cawagub Jabar, Paslon  Walikota dan Wakil Walikota Bandung, Perwakilan KPU Kab/Kota Se-Jabar, Perwakilan Panwaslu Kab/Kota Se-Jabar.

Sambutan ketua penyelenggara Angga,  menyampaikan pada intinya kita pada saat ini memasuki tahun demokrasi di propinsi jabar yang bebas dari HOAX cerdas berinformasi untuk pilkada damai sehingga dalam perhelatan demokrasi di jabar dapat berjalan aman lancar dan kondusif.

Sambutan Gubernur Jabar yg diwakili oleh kepala Kadis Kominpo Jabar Hening Widiatmoko, menyampaikan pada intinya Pilkada jabar tahun 2018 dapat berjalan lancar, perhelatan demokrasi  dapat menjadi suatu wadah pendewasaan, baik dari informasi HOAX/informasi yang menyesatkan  sehingga dalam pelaksanaan pilkada di Jawa Barat dapat berjalan aman dan lancar.

“Dengan maraknya berita HOAX perlu kita menganalisa kebeneran berita tersebut sehingga kita tidak mudah terpancing dan terprovokasi yang imbasnya dapat menimbulkan perpecahan ditengah- tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Acara di lanjutkan dengan Diskusi sesi 1 terkait pencegahan berita  HOAX dengan Moderator Sapta Atmaja.

Brigjen Pol. Drs.DR. H.M Fadil Imran, M.SI (Wakasatgas Nusantara Mabes Polri), menyampaikan berita HOAX ini muncul pada tahun 2016 dan masuk kepada UU ITE di bagi kepada dua kelompok yaitu berita ekploitasi dan berita ujaran kebencian yg mengarah ke arah unsur sara.

Sementara itu, Drs. Herminus Kotto (Ketua Bawaslu Jabar) Menyampaikan, pada intinya pengawasan kampanye dalam medsos pilkada tahun 2018 terkait dengan ujaran kebencian  bukan hal yang baru tetapi sudah lama terjadi dalam hal perebutan  kekuasaan sehingga banyak fitnah fitnah yg terjadi di tengah tengah perhelatan pilkada.

Ketua Aliansi  Jurnalis Independen, Ary Shyaril Ramadhan Menyampaikan, terkait hoax dan ujaran kebencian di tahun politik melalui media sosial (pesan berantai, repost, retweet) adapun cara tangkalnya adalah dengan edukasi literasi media, pendidikan kepada publik tentang  etika dan cara bermedsos, penegak  hukum wajib menindak tegas pembuat dan penyebar disinformasi dan ujaran kebencian serta keterbukaan informasi publik dengan data yang valid.

Komisioner KPU Jabar, Ferdinan ST menyampaikan, kita melaksanakan pemilu pilkada bertujuan untuk mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat juga berjuang menghasilkan dan memerangi kemiskinan juga melawan kebodohan.

Acara berlanjut dengan diskusi sesi ke 2 (moderator dari team masing masing paslon)

Team Paslon Rindu (Sdr. Sidkon Jambi) menyampaikan pada intinya sangat mendukung acara seminar terkait berita hoax , jadi setiap pemberitaan agar tetap di saring dan tidak menyebarkan ujaran kebencian.

Team Paslon Hasanah (Sdr. Mathius) wakil bendahara DPD PDI Perjuangan Prop Jabar  berkomitmen untuk memerangi hoax karena berita bohong itu akan membius masyarakat ke arah yg tidak jelas sehingga akan menimbulkan provokasi mari bersatu padu untuk sama sama perang terhadap hoax.

Team Asyik (Sdr. Samsul bahri) menyatakan bahwa berita hoax ini kalau di biarkan akan merusak tatanan baik menjelang pelaksanaan pilkada maupun tidak dlm menjelang pelaksanaan pilkada, karena itu kita semua sepakat untuk mendewasakan semua elemen masyarakat untuk tidak percaya dan tidak  menyebarkan berita hoax juga ujaran kebencian, (Purwadhi/Kabidhumas Polda Jabar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here