Kemenko PMK: Menyeselaikan Banjir itu Bukan Bergantung Gubernurnya, Tetapi Perilaku Buang Sampah Warganya

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Nyoman Shuida mengatakan perilaku buang sampah sembarangan adalah perusak lingkungan. Praktik membuang sampah sembarangan itu juga membuat kondisi banjir di setiap wilayah sulit diatasi.

“Menyelesaikan persoalan banjir itu bukan bergantung pada gubernurnya saja, tetapi perilaku buang sampah warganya. Percuma pemerintah terus berupaya menangani banjir, kalau warganya tidak tertib buang sampah,” tutur Nyoman Shuida saat ditemui di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Jumat Siang (15/12).

Menurut Nyoman, sampah masih menjadi sebab utama dalam persoalan banjir di setiap wilayah Indonesia. Bagi Nyoman, banyak genangan di jalan protokol yang disebabkan oleh sampah plastik atau yang tidak bisa direcycle terutama di sungai dan di laut. Bahkan, berdasarkan laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ada sekitar 7.000 ton sampah dibuang setiap hari oleh warga sekitar di Sungai Ciliwung.

“Saya juga melihat di beberapa daerah seperti di daerah pejaten, bangka, itu ada penyempitan badan sungai. Banyak warga masih tidak tertib, mereka mengambil badan sungai, dan juga buang sampah sembarangan,” terang Nyoman.

Menangani persoalan banjir, Nyoman mengakui bahwa rekayasa dalam skala yang lebih besar terkait perubahan tata ruang perlu dilakukan. Oleh karena itu, Kemenko PMK dalam hal ini telah melakukan langkah koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait, khususnya dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNT) terkait keadaan cuaca dan ilklim di bulan Desember ini yang dikabarkan berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor. “Kita perlu kerjasama dalam hal ini bukan hanya gubrenur, tetapi antar daerah dan dipimpin pemerintah pusat,” terang Nyoman.

Disisi lain, Nyoman menjelaskan bahwa masyarakat harus terbiasa melakukan gaya hidup sehat dan bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ini dilakukan agar potensi banjir bisa ditekan, terlebih penyakit yang diakibatkan oleh musim penghujan bisa dicegah.(Zam)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Sebanyak 6.833 Orang Pelamar Lolos Seleksi Administrasi CPNS di Setneg, Setkab, dan UKP PIP
  2. Inilah Susunan Komite Eksekutif PSSI 2016-2020
  3. Mendag Nilai Kenaikan Sejumalh Komoditas Masih Dinilai Wajar
  4. KPK Tanggapi Usulan Nazaruddin Dapat Asimilasi
  5. Jokowi : Rakyat Makin Kritis, Perbaiki Pelayanan Publik !
<