“Di Ajak Reuni oleh Gerindra,  PAN Jabar Tunggu Keajaiban ?”

0
2056

BANDUNG, MediaGaruda.Co.Id – Perkembangan mutakhir politik pilkada Jabar 2018 belakangan semakin hangat diperbincangkan pasca Jendral Prabowo menunjuk Mayjen TNI (Purn) Sudrajat menjadi Cagub dari Partai Gerindra. Konfigurasi partai politik di dua kutub koalisi nampaknya mulai bergeser dan semakin dinamis. Kekuatan politik, secara realitas mengerucut pada dua nama bakal calon yang kerapkali menghiasi media massa dan menjadi perbincangan publik. Ridwan Kamin (RK) dan Deddy Mizwar (Demiz) dalam hasil survey nya sebagaimana yang dilansir lembaga-lembaga survey Nasional ternama, terlihat memperoleh angka yang selalu signifikan. Tentu saja RK kerapkali jauh lebih unggul dibandingkan seteru para seniornya. Namun mencuatnya nama Mayjen Sudrajat perlu diperhitungkan secara cermat. 

Demikian pernyataan yang disampaikan Cecep Zafar Sofyan, selaku sekretaris bidang Media dan Cyber DPW PAN Jabar, melalui pesan rilis beberapa saat lalu.

Lebih lanjut dikatakan, jika figur yang memiliki latarbelakang militer ikut dalam gelanggang politik, ini bisa jadi sebuah kejutan,  dan mungkin saja ini akan mengubah peta konstalasi politik Jawa Barat, dan sosok Sudrajat menjadi varian kekuatan politik tersendiri, meskipun muncul terlambat dan secara realitas belum dikenal secara luas oleh khalayak Jawa Barat, ” pasar politik hari ini rasanya sulit untuk memahami bahwa kejutan  ini sesuatu yg konstruktif, tapi PAN memahami dinamika yang berkembang, masih menyimpan banyak kemungkinan ” ujar Cecep  

Kaitan dengan pasangan Deddy Mizwar – Ahmad Syaikhu, yang disokong Demokrat, PKS dan PAN, tapi PAN belum menunjukkan kebulatan tekad secara resmi dalam bentuk Surat Keputusan, “ PAN sedang mengevaluasi dan sedang menunggu keajaiban, kita lihat saja nanti “ kata Cecep.

Jika bercermin kebelakang meilhat akar historisnya, PAN bisa mereview peristiwa politik di pilkada Jakarta, dimana Gerindra, PAN dan PKS mengusung pasangan Anies-Sandi dan memenangkan pertarungan itu, “ memori politik ini mungkin saja bisa ditransformasi ke Jawa Barat, anggaplah semacam romantisme sejarah, ini sekedar asumsi saja “ pungkas Cecep.

Seperti yang ramai diberitakan dimedia ini, Partai pimpinan Prabowo Subianto ini sudah menyiapkan koalisi. Partai yang akan diajak adalah PAN dan PKS yang solid di Pilgub DKI, bahkan sabtu yang lalu sejumlah tokoh penting di undang ke hambalang . 

Mulyadi, Ketua DPD Gerindra Jawa Barat menyebut, hubungan petinggi partai di tingkat pusat masih solid pasca-memenangkan Anies-Sandi. Kehadiran Mayjen Sudrajat sebagai sosok baru di bursa pencalonan bisa menjadi pembeda dalam penyelenggaraan kontestasi lima tahunan itu.

Gerindra menjadi partai yang belum punya koalisi. Seperti diketahui, PKS dan PAN sebelumnya meninggalkan Gerindra dengan bergabung dengan Demokrat untuk mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu, yang kemudian belakangan ini PAN dan PKS diajak ‘reuni’ oleh Gerindra.(CZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here