Inovasi “TEMPOLA BETE” Bawa Peserta dari Pemprov Kaltara Terbaik

TANJUNG SELOR, MediaGaruda.Co.Ids – Satu lagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan prestasi yang membanggakan. Setelah sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara Dr Suheriyatna, yang mendapatkan penghargaan terbaik saat mengikuti Diklat PIM I, kini salah satu Kabidnya yang menyusul dengan prestasi serupa.

Dia adalah H Sunardi, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR-Perkim Provinsi Kaltara. Peserta Diklat PIM III Angkatan 3 yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Kaltim pada 14 Agustus hingga 30 November 2017 lalu itu, tercatat sebagai peserta dengan predikat kelulusan excellent atau terbaik dari 27 peserta Diklat lainnya se Kaltim-Kaltara.

Diklat PIM III tahun ini diikuti 27 peserta. Terdiri dari 13 peserta Pemprov Kaltim, 3 orang dari Pemprov Kaltara, 10 orang dari Pemkab Paser, serta 1 dari Pemkab PPU. Sunardi meraih penghargaan sebagai peserta terbaik, atas Proper yang dibuatnya dengan judul “Tempat Pengelolaan Akhir Sampah Berbasis Teknologi (TEMPOLA BETE)”.

Menurut Dr H Fitriansyah ST MM, selaku pembimbing sekaligus instruktur dalam Diklat tersebut mengatakan, Inovasi “TEMPOLA BETE” yang digagas oleh Sunardi, adalah sebuah terobosan pengelolaan sampah yang terpadu, dengan memanfaatkan teknologi tepat guna dengan melibatkan seluruh aspek yang ada.

“Manfaatnya pun sangat besar bagi seluruh stakeholders, terutama bagi masyarakat banyak. Mudah-mudahan inovasi ini dapat dikembangkan diseluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltara. Bahkan ke depannya bisa menjadi pilot project untuk wilayah Kalimantan,” ungkap Fitriansyah.

Dia berharap, inovasi yang dilakukan tidak berhenti sampai di sini. Namun ini hanya merupakan awal dari inovasi-inovasi lain, yang perlu dikembangkan oleh reformer nantinya. “Kami berharap terus berinovasi setelah selesai Diklat,” imbuh dia.

Sementara Sunardi sendiri, menyampaikan syukur dan terima kasihnya atas penilaian yang diberikan oleh para pembimbing dan instruktur dalam Diklat tersebut. “Proper ini saya buat, karena pemikiran kita dalam rangka mencari inovasi untuk penanganan masalah sampah utamanya di Kaltara pada masa mendatang,” kata Sunardi singkat. (Humas Kaltara)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Jokowi ‘Jogging’ di ‘Car Free Day’ Solo
  2. Syafii Ma’arif: Sikap Intoleran Sudah Sangat Mengkhawatirkan
  3. Sambut HUT RI Ke-72, Polisi Kenakan Pakaian Pejuang Sambil Layani Masyarakat
  4. 51 Perwira Tinggi dan Menengah Kepolisian Jalani Rotasi Jabatan
  5. Partai Nasdem Dukung Pemerintah Terbitkan Perppu Ormas
<