Kemenko PMK : Indonesia Membutuhkan Kemampuan Inovasi yang Kuat

JAKARTA,MediaGaruda.Co.Id – Setidaknya untuk menjadi negara maju, Indonesia membutuhkan kemampuan inovasi yang kuat. Itulah yang dikatakan Deputi bidang Pendidikan dan Agama, Prof. Agus Sartono, MPH., ketika ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Rabu Sore (29/11). “Tanpa kemampuan inovasi, negara akan kalah,” ucap Prof. Agus Sartono.

Agus meyakini, persaingan global saat ini menuntut pemerintah untuk terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan agar bisa mampu memenuhi kebutuhan terobosan inovasi-inovasi baru. Baginya, perubahan yang terjadi tidak pernah menunggu bulan, bisa setiap hari bahkan menit. Karena itu, jika negara tidak mau atau mampu menerima perubahan zaman dipastikan negara akan mengalami keterpurukan. “Inovasi menjamin keberlanjutan kehidupan manusia,” kata Agus.

Lebih lanjut, Agus menilai teciptanya inovasi membutuhkan saranan dan prasarana dibidang riset dan didukung dengan kegiatan riset yang kuat. “Ini membutuhkan dana yang besar,” jelas Agus. Dia menambahkan, sedangakan apabila negara ingin ekonomi dalam negeri stabil maka kemampuan sains, teknologi, dan inovasi juga secara bersamaan harus diperkuat.

Kemenko PMK dalam ini terus melakukan upaya koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Pekan ini Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menandatangani rencana aksi di bidang sains, teknologi, dan inovasi (STI) yang ditandatangani oleh Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Republik Indonesia, Mohamad Nasir dan Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi RRT, Wang Zhigang.

“Indonesia mengundang mitra internasional, termasuk RRT sebagai mitra strategis dalam bekerja sama untuk meningkatkan kapasitas sains, teknologi, dan inovasi,” jelasnya.(zam)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. KPK Telah Berhasil Menangkap 20 Gubernur yang Terlibat Korupsi
  2. Sambut Hari Pahlawan, Pemkot Surabaya Gelar Parade Surabaya Juang
  3. Panwas Majalaya Lantik 221 Pengawas TPS
  4. Pencalonan Ahok Batal Jika Statusnya Berubah Menjadi Terpidana
  5. BMKG: Hujan Lebat Akan Guyur Beberapa Daerah, Sumatera, Jawa dan Bali
<