Enam BUMN Besar Pastikan Jadi Sponsor Games 2018

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Enam BUMN (Badan Usaha Milik Negara) besar memastikan diri menjadi sponsor Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Keenam BUMN tersebut adalah PT Telekomunikasi Indonesia, PT Telekomunikasi.

Seluler Indonesia (Telkomsel), PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Bank Mandiri, dan PT Pertamina.

Kehadiran enam BUMN itu disambut gembira oleh jajaran Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Hal ini dipercaya akan memberikan efek penting terhadap masuknya
investor di Indonesia. “Saya melihat ini adalah satu momentum sekaligus kesempatan bagi Indonesia.

Selain menunjukkan Indonesia mampu menyelenggarakan Asian Games dalam keadaan baik, ini juga bisa
memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang aman untuk investasi,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan, Ir. Nyoman Shuida di Kantor Kemenko PMK.

Nyoman menyampaikan terlaksanannya kerjasama sponsorship dengan enam perusahaan yang disaksikan Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Pengarah Aian Games 18, pada Rabu (25/20/2017) di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta. Adanya sponsor korporasi besar dari dalam negeri akan membawa keuntungan bagi Indonesia, karena 10 bulan kedepan saat Asian Games 2018 dilaksanakan akan ditonton oleh empat miliar penduduk di seluruh dunia yang dihadiri oleh 45 pemimpin negara se-Asia. “Ini kenapa saya katakan bahwa Asian Games 2018 akan membawa dampak positif di segala sektor,” tutur Nyoman.

Nyoman yang dalam kapasitasnya sebagai pengawal berjalannya Asian Games 2018 ini mengatakan Indonesia pada tahun 1962 atau tepatnya 55 tahun yang lalu pernah mendapat kesempatan untuk menjadi tuan
rumah Asian Games ke-4. Bagi Nyoman, mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah dalam Asian Games 2018 merupakan hal yang luar biasa. “Di dalam Asian Games ini, harga diri dan martabat
Indonesia di mata dunia diakui,” katanya.

Selain hal itu, Nyoman menambakan untuk memonitor segala persiapan Asian Games 2018 akan dilakukan melalui aplikasi Sistem Monitoring Asian Games (Simonag). Aplikasi tersebut merupakan hasil kerjasama antara Kemenko PMK dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB). “Ini adalah sebuah aplikasi yang kita gunakan supaya bisa memantau realisasi dari masing-masing kementerian untuk ikut membantu pelaksanaan persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018,” Nyoman menjelaskan. Kemenko PMK dalam hal ini telah melakukan sosialisasikan dan memberikan pelatih ke beberapa Kementerian/Lembaga terkait, khususnya kepada Pemerintah Daerah Sumatera Selatan dan DKI Jakarta.

Terakhir, Nyoman berharap berharap hadirnya enam BUMN dalam mendukung Asian Games 2018 bisa menarik BUMN atau perusahaan-perusahaan lain yang ikut berpartisipasi, baik di bidang penyelenggaraan,
prestasi, pelaksanaan. “Ini akan menjadi pemicu bagi perusahaan lainnya dan tentu APBN bisa terbantu, karena sekarang ini disadari atau tidak bahwa pembiayaan dari vanue dan infrastruktur menyerap
dana yang cukup besar dari APBN,” ungkap Nyoman. ( Zam )

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Kenaikan BBM Non Subsidi Ditolak Mahasiswa Bekasi
  2. Penghina Ibu Negara Diperiksa di Bandung
  3. TNI Bersama Rakyat Siap Basmi Paham Radikalisme
  4. Deputi Menteri BUMN: Proses Pembentukan Holding BUMN Migas Semakin Dekat
  5. Jenderal Tito Karnavian Memilih Untuk Pensiun Dini
<